Anies dan Istri Kunjungi Taman Anggrek Ragunan, Netizen: Keren Amat Sih Bapak ma Ibu

Sabtu, 03 April 2021 - 19:57 WIB
Ketika ditanya sejak kapan menjadi petani Anggrek, ia menjawab, sejak masa krisis (1998). Krisis memang seringkali datangkan kesempatan dan jalan baru. Kebetulan pula di kavlingnya kami membeli satu Anggrek liar asli dari hutan. Ia sampaikan, "Tanaman ini tahan banting, Pak. Cuaca berubah-ubah seperti apapun, Anggrek liar ini lebih mampu bertahan."

Selain mengobrol dengan pedagang yang biasa disapa Pak Haji, Anies juga berbincang dengan pemilik kavling 17 yang indah dengan hiasan payung dan kafe di dalamnya.

Di kavling 17, dengan ciri khas payung Bali di pintunya, kami bertemu dengan bu Helena asal Solo. Kavlingnya dihias cantik dengan payung warna-warni, dan kami dijamu di café kecil di dalamnya, dengan sajian kopi yang menjadi penghangat obrolan,” tuturnya.

Bu Helena sudah enam tahun menempati Taman Anggrek Ragunan. Namun baru di masa pandemi ini menghias kavlingnya, Helena Garden, agar lebih nyaman bagi pengunjung,” tambahnya.

"Setiap kavling di Taman Anggrek Ragunan punya ciri khasnya sendiri. Tak cukup mampir hanya ke satu kavling bila ingin lihat luas ragam tanaman yang ada. Di bagian tengah kompleks, terdapat pula beberapa pedagang ikan hias dan peralatan perawatannya,"

Alhamdulillah, selama pandemi, penjualan para petani Anggrek di sini tetap baik. Sebagian bahkan telah berekspansi, berjualan lewat daring. Tak kalah oleh Anggrek liar dari hutan, para petani Anggrek dan tanaman hias di sini mampu menunjukkan keuletannya,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!