Cabuli 6 Anak di Blitar, Guru Ngaji Mengaku Bernafsu Tinggi

Senin, 29 Maret 2021 - 16:09 WIB
"Saya tidak pernah memaksa," kata MHY. Ironisnya, nafsu bejat MHY selalu disalurkan di tempat salat yang hanya tersekat dinding warung. Ia beralasan lokasi tersebut paling dekat dengan kulkas, tempat dirinya menyimpan minuman es. Sebagai imbalannya, MHY mengaku menggratiskan jajanan yang dibeli korban.

"Ada yang digratiskan. Seribu atau dua ribu," paparnya. MHY juga mengatakan, selain bernafsu tinggi, aksinya mencabuli anak-anak karena kerap tidak bisa menyalurkan hasrat kepada istrinya. Istri yang telah memberinya dua anak, kata MHY selalu menolak saat dirinya meminta jatah.

Ia juga mengatakan, sejak awal menikah, istrinya tidak pernah mencintainya. "Beberapa kali minta istri tidak dikasih. Dari awal menikah istri tidak pernah mencintai," terang MHY. Baca juga: Remaja Putri di Tamalate Dicabuli Rekan Ayahnya Berulang Kali

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, pelaku telah ditetapkan tersangka sekaligus diamankan. Dalam kasus ini petugas telah mengamankan sejumlah alat bukti. Yakni diantaranya kaos dalam, celana pendek, celana dalam dan sajadah warna merah. "Yang bersangkutan dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara," ujar Yudhi.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!