Kejar Target Nasional, Pemkab Luwu Utara Libatkan Semua Pihak Tangani Stunting
Senin, 22 Maret 2021 - 17:49 WIB
Ia menyebutkan, hasil riset kesehatan dasar 2018 menunjukkan, persentase stunting di Luwu Utara turun dari 43,2% pada 2013 menjadi 34,7% pada 2018. Pun berdasarkan data laporan e-PPGBM (elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat) bahwa stunting di Luwu Utara pada 2018 adalah 31,1% turun menjadi 19,65% pada 2020.
Dikatakan Armiadi, untuk mencapai target nasional 14% pada 2024, maka perlu intervensi program dan kegiatan dari perangkat daerah terkait, kecamatan, desa dan keterlibatan seluruh organisasi masyarakat dan CSR.
Baca juga: Kunker ke Daerah Terpencil, Bupati Lutra Pastikan Layanan Kesehatan Berjalan
“Kita berharap, hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti secara terintegrasi dengan RKPD Kabupaten Luwu Utara tahun 2022,” harap Armiadi.
Sementara itu, Rusydi Rasyid selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahap ketiga dari delapan tahap aksi konvergensi stunting , yang bertujuan menurunkan angka stunting di Luwu Utara.
Dikatakan Armiadi, untuk mencapai target nasional 14% pada 2024, maka perlu intervensi program dan kegiatan dari perangkat daerah terkait, kecamatan, desa dan keterlibatan seluruh organisasi masyarakat dan CSR.
Baca juga: Kunker ke Daerah Terpencil, Bupati Lutra Pastikan Layanan Kesehatan Berjalan
“Kita berharap, hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti secara terintegrasi dengan RKPD Kabupaten Luwu Utara tahun 2022,” harap Armiadi.
Sementara itu, Rusydi Rasyid selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahap ketiga dari delapan tahap aksi konvergensi stunting , yang bertujuan menurunkan angka stunting di Luwu Utara.
Lihat Juga :