Diizinkan Mudik, Penjual Mie Goreng Ini Ternyata Positif Corona

Sabtu, 18 April 2020 - 14:07 WIB
Di Blitar, yang bersangkutan mengaku melakukan isolasi mandiri. Karena saat itu swabnya belum keluar, dia tercatat sebagai PDP. Begitu terkonfirmasi positif COVID-19, petugas langsung melakukan pelacakan (tracing). Hasilnya, pasien tidak hanya berkontak erat dengan keluarga saja.

Namun juga melakukan perjalanan ke klinik kesehatan di wilayah Selorejo. Menurut Krisna Yekti, sedikitnya ada 15 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien. "Rencananya akan dilakukan rapid test, " papar Krisna Yekti.

Saat ini pasien positif baru COVID-19 asal Kesamben tersebut menjalani isolasi di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Yang bersangkutan kembali diisolasi karena kesehatannya menurun. "Karena kondisinya agak menurun, dia dirujuk ke Ngudi Waluyo Wlingi,” tambah Krisna Yekti.

Tercatat, 17 April 2020 jumlah ODP (Orang dalam Pemantauan) COVID-19 di Kabupaten Blitar sebanyak 639, ODP selesai dipantau 14 hari 529, ODP dalam proses pemantauan 105, dan ODP rawat inap 5.

Sedangkan jumlah PDP (Pasien dalam Pengawasan) 12 orang dengan 7 orang di antaranya sembuh, 4 orang masih dirawat dan satu orang meninggal dunia. Sementara jumlah pasien positif 3 orang, satu orang dirawat, satu orang sembuh dan satu orang meninggal dunia.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!