Diizinkan Mudik, Penjual Mie Goreng Ini Ternyata Positif Corona

Sabtu, 18 April 2020 - 14:07 WIB
loading...
Diizinkan Mudik, Penjual...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
BLITAR - Warga Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar yang sebelumnya diisolasi di rumah sakit di Surabaya karena COVID-19 memutuskan pulang kampung atau mudik. Di Surabaya, dia merasa sudah tidak memiliki sanak saudara. Namun setiba di Kesamben, Blitar dan kembali berkumpul dengan keluarga, hasil tes swabnya keluar.

Laki-laki 67 tahun dengan status PDP (Pasien dalam Pengawasan) itu dinyatakan positif COVID-19 justru saat dirinya sudah berada di kampung halaman. "Pulang, hasil swabnya keluar dan positif, " ungkap Krisna Yekti, jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Blitar, Sabtu (18/4/2020).

Di Surabaya, pasien bersangkutan dikenal sebagai pedagang kuliner jalanan. Menjajakan mie goreng, nasi goreng, dan ikan. Dia berhenti berjualan dan masuk rumah sakit di Surabaya pada 10 April 2020 karena mengeluh sakit dengan gejala yang mengarah corona. Pada 12 April, petugas mengambil swab dan 13 April dibolehkan pulang ke Blitar. (Baca juga: Surat PSBB Keluar, Kabupaten Agam Siap Tindak Tegas Pelanggar)

"Karena sakit dan di Surabaya tidak punya siapa-siapa, dia pulang (Ke Blitar),” tutur Krisna Yekti yang juga mengatakan soal pulang itu ada pemberitahuan dari Provinsi Jatim.

Di Blitar, yang bersangkutan mengaku melakukan isolasi mandiri. Karena saat itu swabnya belum keluar, dia tercatat sebagai PDP. Begitu terkonfirmasi positif COVID-19, petugas langsung melakukan pelacakan (tracing). Hasilnya, pasien tidak hanya berkontak erat dengan keluarga saja.

Namun juga melakukan perjalanan ke klinik kesehatan di wilayah Selorejo. Menurut Krisna Yekti, sedikitnya ada 15 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien. "Rencananya akan dilakukan rapid test, " papar Krisna Yekti.

Saat ini pasien positif baru COVID-19 asal Kesamben tersebut menjalani isolasi di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Yang bersangkutan kembali diisolasi karena kesehatannya menurun. "Karena kondisinya agak menurun, dia dirujuk ke Ngudi Waluyo Wlingi,” tambah Krisna Yekti.

Tercatat, 17 April 2020 jumlah ODP (Orang dalam Pemantauan) COVID-19 di Kabupaten Blitar sebanyak 639, ODP selesai dipantau 14 hari 529, ODP dalam proses pemantauan 105, dan ODP rawat inap 5.

Sedangkan jumlah PDP (Pasien dalam Pengawasan) 12 orang dengan 7 orang di antaranya sembuh, 4 orang masih dirawat dan satu orang meninggal dunia. Sementara jumlah pasien positif 3 orang, satu orang dirawat, satu orang sembuh dan satu orang meninggal dunia.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Surabaya Dukung...
Pemkot Surabaya Dukung Pordi Jatim Bikin Turnamen Domino Lebih Besar
Bertemu Komisi B DPRD...
Bertemu Komisi B DPRD Surabaya, Unicomindo Curhat Tagih Utang Pemkot Rp104 Miliar
DPRD Surabaya Akan Gelar...
DPRD Surabaya Akan Gelar Rapat Sengketa Sampah Pemkot dengan Swasta
Kalah Gugatan Kontrak...
Kalah Gugatan Kontrak Sampah, Pemkot Surabaya Dihukum Bayar Utang Rp104 Miliar
Program MBG, Koperasi...
Program MBG, Koperasi Merah Putih, hingga Pemberdayaan UMKM Dorong Ketahanan Ekonomi
Pemkot Surabaya Gandeng...
Pemkot Surabaya Gandeng BRIN Kembangkan Kebun Raya Mangrove Jadi Sumber Alternatif Pangan
Mendagri dan Menteri...
Mendagri dan Menteri PKP Tinjau MPP Kota Surabaya, Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
Surabaya Deklarasikan...
Surabaya Deklarasikan Sekolah Ramah Anak Sejak 2019, Terapkan Pendidikan Karakter dan Anti-Bullying
Wali Kota Surabaya Bersama...
Wali Kota Surabaya Bersama Jajaran Segel Gudang UD Sentosa Seal
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved