Rektor UNM Dorong Mahasiswa Peduli Kemanusiaan
Rabu, 17 Maret 2021 - 15:56 WIB
“Berbagai skema KKN kita hadirkan, ada KKN dalam kampus, KKN pasca bencana di mana para mahasiswa kita terutama mahasiswa pisikologi memberikan trauma healing , untuk menggairahkan dan menyemangati kembali masyarakat pasca-bencana. Program lain yang bisa dilakukan pasca-bencana ialah mengembalikan situasi belajar, memberikan pemahaman secara emosional,” katanya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa mampu bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di lokasi KKN masing-masing, dengan hadir sebagai masyarakat akademik, masyarakat intelektual yang mampu menyesuaikan dengan adat istiadat yang ada di lokasi penempatan masing-masing.
Baca juga: Dosen dan Karyawan di Lingkup UNM Disuntik Vaksin Covid-19
“Saya sangat berharap sejauh yang saya pahami mahasiswa KKN UNM kehadirannya selalu membawa harapan di tengah masyarakat, kita hadir untuk bersinergi, karena itu, kita hadir dalam bingkai masyarakat akademik, masyarakat intelektual, Kita mainkan peran kita, Di lokasi KKN ada namanya adat istiadat kita hadir menyesuaikan adat istiadat yang ada di lokasi KKN ,” jelasnya.
Selain KKN domisili yang dimulai setahun yang lalu sebagai respons pandemi Covid-19 , pada kali ini pula UNM menghadirkan beberapa jenis model KKN lain, di antaranya KKN pasca-bencana, sebagai wujud keseriusan UNM dalam menyelesaikan problem masyarakat.
Kepala Pusat KKN UNM , Arifin Manggau menyebutkan, KKN periode ini diikuti 1.052 mahasiswa, terbagi dalam KKN reguler domisili 533 orang, KKN terpadu domisili 410 orang, KKN tematik merdeka belajar 18 orang, KKN profesi 48 orang, dan KKN kampus 43 orang yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia.
Ia juga berpesan agar mahasiswa mampu bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di lokasi KKN masing-masing, dengan hadir sebagai masyarakat akademik, masyarakat intelektual yang mampu menyesuaikan dengan adat istiadat yang ada di lokasi penempatan masing-masing.
Baca juga: Dosen dan Karyawan di Lingkup UNM Disuntik Vaksin Covid-19
“Saya sangat berharap sejauh yang saya pahami mahasiswa KKN UNM kehadirannya selalu membawa harapan di tengah masyarakat, kita hadir untuk bersinergi, karena itu, kita hadir dalam bingkai masyarakat akademik, masyarakat intelektual, Kita mainkan peran kita, Di lokasi KKN ada namanya adat istiadat kita hadir menyesuaikan adat istiadat yang ada di lokasi KKN ,” jelasnya.
Selain KKN domisili yang dimulai setahun yang lalu sebagai respons pandemi Covid-19 , pada kali ini pula UNM menghadirkan beberapa jenis model KKN lain, di antaranya KKN pasca-bencana, sebagai wujud keseriusan UNM dalam menyelesaikan problem masyarakat.
Kepala Pusat KKN UNM , Arifin Manggau menyebutkan, KKN periode ini diikuti 1.052 mahasiswa, terbagi dalam KKN reguler domisili 533 orang, KKN terpadu domisili 410 orang, KKN tematik merdeka belajar 18 orang, KKN profesi 48 orang, dan KKN kampus 43 orang yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia.
Lihat Juga :