Desa Panggungharjo Bantul Hadapi Pandemi Corona dengan Kearifan Lokal

Selasa, 19 Mei 2020 - 16:00 WIB
Masyarakat desa membangun terwujudnya pranata sosial baru ini sejak awal Maret lalu. Melalui nilai-nilai baru tadi, potensi konflik sosial dapat diminimalkan. Misal, pasien COVID dapat diterima baik oleh warga masyarakat bahkan mereka disambut dengan selawatan. "Ini membangun relasi sosial yang baik dan dibutuhkan pada situasi masa kinim," ucapnya.

Tak hanya aspek sosial, Pemerintah Desa Panggungharjo melakukan pendekatan berbasis ekonomi lokal. Bantuan yang tak seberapa dikelola dengan dukungan bantuan warga untuk membantu warga lain yang membutuhkan. "Hingga hari ini kami telah mendistribusikan lebih dari 4.000 paket sembako, sedangkan dari pemerintah sendiri 2.800-an ini diinisiasi dari warga desa," kata Wahyudi.

Ia dan warganya sepakat untuk memaksimalkan nilai manfaat atas dana desa dengan cara 'memaksa' penerima BLT Dana Desa. Mereka yang tidak menerima bantuan mendapatkan manfaat dengan cara warga penerima bantuan membelanjakan dana pada warung atau toko tetangga. "Harapannya ekonomi lokal hidup, tidak boleh uang yang diterima dibelanjakan di retail moderen," ujarnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!