Tanpa Pupuk Subsidi, Petani di Bantaeng Panen Padi dengan Hasil Berlimpah

Selasa, 16 Maret 2021 - 18:18 WIB
Meski menggunakan pupuk organik, kata Budi, hasil pertanian padi ini juga cukup melimpah. Bulir padi yang diproduksi lebih banyak dan lebih besar. "Hasil produksinya cukup melimpah. Biaya produksi juga lebih murah dibanding dengan pupuk kimia. Kita bisa tekan hingga 40 persen biaya produksi jika menggunakan pupuk organik," ujarnya.

Saat ini petani di Bantaeng memasuki musim tanam pertama Oktober-Maret. Sebagian petani di Bantaeng juga sudah memasuki musim panen. Dia mengatakan bahwa Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng akan terus berupaya untuk mengubah pola pikir petani untuk beralih ke pertanian organik.

Pertanian organik yang mereka aplikasikan realisasi tanamnya sejauh ini telah mencapai 6.734 hektare.

Bupati Bantaeng mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terus mengembangkan pertanian yang sehat di Bantaeng. Menurutnya, penggunaan pupuk organik selain lebih sehat juga dapat mendorong peningkatan produksi pertanian.

Dia mengajak kepada semua petani di Bantaeng untuk merubah pola pikir mereka tentang pupuk subsidi yang mengandung bahan kimia. Menurutnya, sudah saatnya petani Bantaeng beralih ke pupuk organik yang lebih sehat dan berkualitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!