Program Sapi Perah di Gowa Ditargetkan Berjalan Agustus 2021
Senin, 15 Maret 2021 - 15:07 WIB
Dalam program ini, Pemkab Gowa berkerja sama dengan PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory). Pemkab Gowa bertanggung jawab dalam biaya pembuatan medium scale kandang inkubator atau dengan menggunakan APBD.
Sedangkan pihak Kementan RI bertindak sebagai penyuplai sapi perah secara hibah. Sementara pihak PT Cimory bertanggung jawab sebagai offtaker atau pembeli hasil susu sapi perah.
Untuk itu lanjut Nasrullah, beberapa komponen utama yang harus dilakukan pada program super prioritas peternakan ini yakni pengembangan sapi berbasis plasma (kelompok ternak) dan pembuatan medium scale kandang inkubator.
Baca juga: Bupati Gowa Teken 4 Perjanjian Kerja Sama Program Peternakan
"Kita telah mengimbau agar pemda segera membuat kelompok ternak untuk dikirim ke perusahaan Cimory untuk belajar pemeliharaan dan pengembangan," ungkapnya.
Kepala Bidang Produksi dan Penyebaran Ternak Dinas Peternakan Gowa , Muh Chaerul Aswar menyampaikan, pihaknya akan membentuk 10 kelompok ternak yang di dalamnya beranggotakan 10-15 orang.
Sedangkan pihak Kementan RI bertindak sebagai penyuplai sapi perah secara hibah. Sementara pihak PT Cimory bertanggung jawab sebagai offtaker atau pembeli hasil susu sapi perah.
Untuk itu lanjut Nasrullah, beberapa komponen utama yang harus dilakukan pada program super prioritas peternakan ini yakni pengembangan sapi berbasis plasma (kelompok ternak) dan pembuatan medium scale kandang inkubator.
Baca juga: Bupati Gowa Teken 4 Perjanjian Kerja Sama Program Peternakan
"Kita telah mengimbau agar pemda segera membuat kelompok ternak untuk dikirim ke perusahaan Cimory untuk belajar pemeliharaan dan pengembangan," ungkapnya.
Kepala Bidang Produksi dan Penyebaran Ternak Dinas Peternakan Gowa , Muh Chaerul Aswar menyampaikan, pihaknya akan membentuk 10 kelompok ternak yang di dalamnya beranggotakan 10-15 orang.
Lihat Juga :