Kolong Tol Becakayu Dijadikan Lahan Parkir, Tarif Rp200.000 per Bulan
Jum'at, 12 Maret 2021 - 17:46 WIB
Penertiban parkir liar di Taman Pilar Jati, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021). Foto/Okto Rizky Alpino/SINDOnews
JAKARTA - Penertiban parkir liar di Taman Pilar Jati, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021), diwarnai adu mulut antara petugas Sudin Perhubungan (Sudinhub) dengan sekelompok pemuda.
Ketika petugas mendatangi lokasi, pemuda itu dengan arogan meminta agar tidak dilakukan penderekan. Mereka beralasan mengaku sebagai pemilik mobil dan hendak memindahkan kendaraannya. Baca juga: Tindak Parkir Liar di Kolong Tol Becakayu, Petugas Dishub Dapat Perlawanan Warga
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, pemuda yang terlibat adu mulut dengan petugas bukanlah pemilik kendaraan yang terparkir di bawah kolong Tol Becakyu. Melainkan, kata dia, pemuda tersebut merupakan penjaga parkiran.
"Mereka yang jaga (anggota ormas) yang jaga parkiran. Memang di sini dijadiin bisnis parkir, sebulan bayar Rp200.000," kata salah satu warga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021).
Kata dia, bisnis lahan parkir di bawah kolong Tol Becakayu sudah lama terjadi. Buktinya, dengan maraknya kendaraan yang diparkir membuat sekolompok orang memanfaatkannya untuk mencari pundi-pundi rupiah.
"Iya tempat ini ada yang jaga. Tapi kalau jam segini belum pada keluar. Biasanya malam, baru pada keluar nongkrong di sini," ujarnya. Baca juga: Petugas Gabungan Akan Terus Awasi Mobil yang Parkir Liar di Kolong Tol Becakayu
Ketika petugas mendatangi lokasi, pemuda itu dengan arogan meminta agar tidak dilakukan penderekan. Mereka beralasan mengaku sebagai pemilik mobil dan hendak memindahkan kendaraannya. Baca juga: Tindak Parkir Liar di Kolong Tol Becakayu, Petugas Dishub Dapat Perlawanan Warga
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, pemuda yang terlibat adu mulut dengan petugas bukanlah pemilik kendaraan yang terparkir di bawah kolong Tol Becakyu. Melainkan, kata dia, pemuda tersebut merupakan penjaga parkiran.
"Mereka yang jaga (anggota ormas) yang jaga parkiran. Memang di sini dijadiin bisnis parkir, sebulan bayar Rp200.000," kata salah satu warga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021).
Kata dia, bisnis lahan parkir di bawah kolong Tol Becakayu sudah lama terjadi. Buktinya, dengan maraknya kendaraan yang diparkir membuat sekolompok orang memanfaatkannya untuk mencari pundi-pundi rupiah.
"Iya tempat ini ada yang jaga. Tapi kalau jam segini belum pada keluar. Biasanya malam, baru pada keluar nongkrong di sini," ujarnya. Baca juga: Petugas Gabungan Akan Terus Awasi Mobil yang Parkir Liar di Kolong Tol Becakayu
Lihat Juga :