Musda Dinilai Gagal, Kader Golkar Bandung Ramai-ramai Pindah Partai
Rabu, 10 Maret 2021 - 19:53 WIB
"Dalam politik itu menjadi hal yang sangat biasa ketika berbeda pandangan. Seharusnya dirangkul dan diajak komunikasi dan mencari solusi terbaik. Ini malah diacuhkan," ungkap Cecep di Bandung, Rabu (10/3/2021).
Baca juga: Appi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Golkar Makassar
Lebih lanjut Cecep mengatakan, sebagai partai penguasa di Kabupaten Bandung selama puluhan tahun, Partai Golkar kini kondisinya sudah berbeda. Pasalnya, sejumlah kader terbaiknya, termasuk para pengikutnya memilih meninggalkan Partai Golkar, seperti yang dilakukan salah satu kader terbaik Partai Golkar yang juga Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bandung.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya menilai, gerbong SPSI ke depan tak bisa lagi diharapkan setia kepada Partai Golkar Kabupaten Bandung. "Saya semakin khawatir. Saya sendiri sebagai koordinator konstituen Partai Golkar pesimis, apakah masih bisa mempertahankan suara yang ada atau sebaliknya," ungkapnya.
Oleh karena itu, dia berharap, para pengurus Partai Golkar Kabupaten Bandung bisa bersikap lebih dewasa dalam menyikapi sebuah perbedaan, khususnya dalam pandangan politik, agar tak ada lagi kader yang terusir dari rumahnya sendiri.
Baca juga: Appi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Golkar Makassar
Lebih lanjut Cecep mengatakan, sebagai partai penguasa di Kabupaten Bandung selama puluhan tahun, Partai Golkar kini kondisinya sudah berbeda. Pasalnya, sejumlah kader terbaiknya, termasuk para pengikutnya memilih meninggalkan Partai Golkar, seperti yang dilakukan salah satu kader terbaik Partai Golkar yang juga Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bandung.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya menilai, gerbong SPSI ke depan tak bisa lagi diharapkan setia kepada Partai Golkar Kabupaten Bandung. "Saya semakin khawatir. Saya sendiri sebagai koordinator konstituen Partai Golkar pesimis, apakah masih bisa mempertahankan suara yang ada atau sebaliknya," ungkapnya.
Oleh karena itu, dia berharap, para pengurus Partai Golkar Kabupaten Bandung bisa bersikap lebih dewasa dalam menyikapi sebuah perbedaan, khususnya dalam pandangan politik, agar tak ada lagi kader yang terusir dari rumahnya sendiri.
Lihat Juga :