22 Warga Terpapar Klaster Hajatan, Satu RT di Kaliurang Terpaksa Lockdown
Selasa, 09 Maret 2021 - 05:11 WIB
Pemkab Sleman memberlakukan pembatasan ketat atau lockdown di RT 4 Kaliurang Timur, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Ini dilakukan karena puluhan warga positif COVID-19. Ilustrasi/SINDOnews
SLEMAN - Pemkab Sleman memberlakukan pembatasan ketat atau lockdown di RT 4 Kaliurang Timur, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Ini dilakukan karena puluhan warga positif COVID-19. Kasus tersebut berawal saat ada ibu-ibu usai rewang (membantu) di hajatan tetangganya, bergejala dan dinyatakan positif COVID-19. Kemudian dilanjutkan tracing kepada warga lainnya.
Hasilnya 22 warga terpapar COVID-19 . Atas kondisi tersebut, saat ini RT 4 Kaliurang Timur masuk kategori zona orange. “Kasus COVID-19 di RT 4, Kaliurang Timur merupakan klaste hajatan,” kata Lurah Hargobinangun, Pakem, Sleman, Amin Sarjito, Senin (8/3/2021).
Amin menjelaskan sebagai tindaklanjutntam 22 warga yang positif COVID-19 tersebut ada yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan (faskes) darurat COVID-19 Asrama Haji DIY dan RSUD serta isolasi mandiri di rumah. Rinciannya di Asrama Haji orang,5 di RSUD Prambanan dua dan 15 orang isolasi mandiri di rumah.
“Sebagian warga menjalani Isolasi di rumah. Sebab, saat ini belum ada selter Isolasi tingkat Kalurahan. Namun, Amin memastikan pihaknya sudah menggelar rapat, dan nantinya akan segera dibuat selter Isolasi di tingkat Padukuhan,” jelasnya. Baca: Ogan Ilir Gempar, Potongan Jari dan Telinga Ditemukan di Tepi Jalan, Pemiliknya Tewas Mengenaskan.
Hasilnya 22 warga terpapar COVID-19 . Atas kondisi tersebut, saat ini RT 4 Kaliurang Timur masuk kategori zona orange. “Kasus COVID-19 di RT 4, Kaliurang Timur merupakan klaste hajatan,” kata Lurah Hargobinangun, Pakem, Sleman, Amin Sarjito, Senin (8/3/2021).
Amin menjelaskan sebagai tindaklanjutntam 22 warga yang positif COVID-19 tersebut ada yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan (faskes) darurat COVID-19 Asrama Haji DIY dan RSUD serta isolasi mandiri di rumah. Rinciannya di Asrama Haji orang,5 di RSUD Prambanan dua dan 15 orang isolasi mandiri di rumah.
“Sebagian warga menjalani Isolasi di rumah. Sebab, saat ini belum ada selter Isolasi tingkat Kalurahan. Namun, Amin memastikan pihaknya sudah menggelar rapat, dan nantinya akan segera dibuat selter Isolasi di tingkat Padukuhan,” jelasnya. Baca: Ogan Ilir Gempar, Potongan Jari dan Telinga Ditemukan di Tepi Jalan, Pemiliknya Tewas Mengenaskan.
Lihat Juga :