Setahun Wabah Corona, 9.179 Warga Jawa Timur Meninggal Akibat COVID-19

Rabu, 03 Maret 2021 - 13:24 WIB
Ketua Satgas Kuratif COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, ada sejumlah penyebab tingginya kasus kematian akibat COVID-19 di Jatim. Salah satunya akibat keterlambatan pasien masuk rumah sakit. Hal itu diperparah dengan penyakit bawaan atau komorbid pasien.

“91% lebih kasus kematian COVID-19 di Jatim disertai komorbid. Ada sejumlah komorbid yang banyak menyertai seperti jantung, hipertensi, gagal ginjal hingga diabetes,” katanya, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Nekat Aborsi, Sejoli di Mojokerto Terancam 10 Tahun Penjara

Direktur Utama (Dirut) RSU dr Soetomo ini mengatakan, berbagai upaya dilakukan Pemprov Jatim bersama Satgas COVID-19 untuk menekan angka kematian. Seperti mendatangkan alat High Flow Nasal Cannule (HFNC). Alat ini bisa membantu mengurangi resiko pasien gagal nafas.

Pihaknya juga memisahkan antara pasien COVID-19 bergejala berat dengan gejala ringan. “Bila gejala berat, akan difokuskan dirawat di rumah sakit rujukan. Jika tanpa gejala akan ditempatkan di rumah sakit darurat,” ujarnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!