Duka Kota Pahlawan, Perawat Positif Corona Meninggal Saat Hamil
Senin, 18 Mei 2020 - 18:40 WIB
Setelah sempat viral di media sosial, kabar duka itu pun datang. Ari harus menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang keras dengan respirator yang sempat diberikan untuk membantu penafasannya.
Para netizen pun larut dalam kedukaan. Sekali lagi, seorang pahlawan harus meregang nyawa di tengah pandemi. "Pintu surga akan menyambut ibu pahlawan ini dan anak yang dikandungnya," kata Rizkarta, salah satu netizen lewat akun Instagram miliknya, Senin (18/5/2020).
Semasa hidup, Ari merupakan perawat yang bekerja di ruangan non isolasi. Ia dikenal dengan sosok yang ramah dan suka berteman. Kepergiannya menjadi duka yang mendalam bagi para perawat.
Juru Bicara RS Royal Surabay a, Dewa Nyoman Sutayana menuturkan, video yang viral beredar seorang perawat yang sedang mendapatkan pertolongan adalah Ari. Ia merupakan karyawan di RS Royal Surabaya.
"Memang benar itu karyawan rumah sakit Royal atas nama Ari. Ia perawat, positif tidaknya sampai saat ini informasinya belum lengkap. Tapi mengarah ke COVID-19 . Tapi untuk informasi lebih lengkapnya sampai saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut," katanya.
Para netizen pun larut dalam kedukaan. Sekali lagi, seorang pahlawan harus meregang nyawa di tengah pandemi. "Pintu surga akan menyambut ibu pahlawan ini dan anak yang dikandungnya," kata Rizkarta, salah satu netizen lewat akun Instagram miliknya, Senin (18/5/2020).
Semasa hidup, Ari merupakan perawat yang bekerja di ruangan non isolasi. Ia dikenal dengan sosok yang ramah dan suka berteman. Kepergiannya menjadi duka yang mendalam bagi para perawat.
Juru Bicara RS Royal Surabay a, Dewa Nyoman Sutayana menuturkan, video yang viral beredar seorang perawat yang sedang mendapatkan pertolongan adalah Ari. Ia merupakan karyawan di RS Royal Surabaya.
"Memang benar itu karyawan rumah sakit Royal atas nama Ari. Ia perawat, positif tidaknya sampai saat ini informasinya belum lengkap. Tapi mengarah ke COVID-19 . Tapi untuk informasi lebih lengkapnya sampai saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut," katanya.
Lihat Juga :