Gempar PSK di Mojokerto Tewas Tak Pakai Celana Dalam, Polisi Sebut Habis Beri Layanan Seks
Minggu, 28 Februari 2021 - 16:22 WIB
Petugas mengevakuasi jasad UM, PSK asal Jombang yang ditemukan tewas di pembakaran batu bata di Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, Kabupaten Mojokerto. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
MOJOKERTO - Gubuk tempat pembakaran bata merah di Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, mendadak gempar. Seorang wanita ditemukan tewas dalam kondisi setengah telanjang.
Baca juga: Mojokerto Gempar, PSK Tewas Terlentang Tanpa Celana Dalam dan Dasternya Acak-acakan
Korban diketahui berinisial UM, warga Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Wanita paruh baya berusia 51 tahun ini diduga merupakan seorang pekerja seks komersial (PSK) yang kerap bertansaksi di tempat pembakaran bata merah.
Mayat UM kali pertama ditemukan di dalam gubuk linggan (tempat membakar bata merah) milik Ngatiman (43) warga setempat. Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, jasad UM ditemukan seorang petani sekitar pukul 06.30 WIB.
"Tadi ditemukan petani. Waktu itu dia mau melihat tanaman padi, kemudian mengetahui ada orang tiduran di tanah. Setelah di cek ternyata sudah meninggal , akhirnya dilaporkan ke kepala dusun," kata warga sekitar Gatot Mulyo Basuki (54), Minggu (28/2/2021).
Baca juga: Mojokerto Gempar, PSK Tewas Terlentang Tanpa Celana Dalam dan Dasternya Acak-acakan
Korban diketahui berinisial UM, warga Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Wanita paruh baya berusia 51 tahun ini diduga merupakan seorang pekerja seks komersial (PSK) yang kerap bertansaksi di tempat pembakaran bata merah.
Mayat UM kali pertama ditemukan di dalam gubuk linggan (tempat membakar bata merah) milik Ngatiman (43) warga setempat. Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, jasad UM ditemukan seorang petani sekitar pukul 06.30 WIB.
"Tadi ditemukan petani. Waktu itu dia mau melihat tanaman padi, kemudian mengetahui ada orang tiduran di tanah. Setelah di cek ternyata sudah meninggal , akhirnya dilaporkan ke kepala dusun," kata warga sekitar Gatot Mulyo Basuki (54), Minggu (28/2/2021).