Bikin Masker dari Sekam Padi, Mahasiswa Unpad Raih Penghargaan Internasional
Kamis, 25 Februari 2021 - 13:28 WIB
Lima mahasiwa Unpad penemu masker kain dari Sekam padi. (Ist)
BANDUNG - Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) meraih penghargaan tingkat ASEAN setelah membuat masker dari kain dengan bahan dasar jerami padi. Mereka mengembangkan gagasan penelitian mengenai masker kain dengan efektivitas yang serupa dengan masker medis.
Hasil penemuan mereka, dipublikasikan di ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair” pada anuari-Februari lalu. Hasilnya, tim berhasil memperoleh medali emas dan penghargaan “Best Innovation” untuk kategori inovasi sains dan lingkungan.
Sebanyak 505 peserta dari 20 negara mengikuti kompetisi penemuan virtual yang diinisiasi lembaga Indonesia Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan lembaga saintis lainnya dari berbagai negara.
Mereka adalah lima mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Yaitu Rifky Adhia Pratama (Kimia), Riska Kurniawati (Biologi), Farrel Radhysa Muhammad Zahdi (Biologi), Didi Permana (Fisika), Muhammad Naufal Ardian (Fisika) serta dibantu tiga dosen pembimbing, Dr. Diana Rakhmawaty Eddy, M.Si., Allyn Pramudya Sulaeman, MT., dan Yudha Prawira Budiman, M.Sc .
Hasil penemuan mereka, dipublikasikan di ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair” pada anuari-Februari lalu. Hasilnya, tim berhasil memperoleh medali emas dan penghargaan “Best Innovation” untuk kategori inovasi sains dan lingkungan.
Sebanyak 505 peserta dari 20 negara mengikuti kompetisi penemuan virtual yang diinisiasi lembaga Indonesia Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan lembaga saintis lainnya dari berbagai negara.
Mereka adalah lima mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Yaitu Rifky Adhia Pratama (Kimia), Riska Kurniawati (Biologi), Farrel Radhysa Muhammad Zahdi (Biologi), Didi Permana (Fisika), Muhammad Naufal Ardian (Fisika) serta dibantu tiga dosen pembimbing, Dr. Diana Rakhmawaty Eddy, M.Si., Allyn Pramudya Sulaeman, MT., dan Yudha Prawira Budiman, M.Sc .
Lihat Juga :