Cegah Penyebaran Covid-19 di Zona Rawan, BIN Gelar Test Usap Massal di Tangsel
Selasa, 23 Februari 2021 - 14:12 WIB
Untuk memperlancar kegiatan ini, BIN menyiapkan dua unit mobile laboratorium PCR test dan satu unit bus laboratorium untuk mengolah langsung sampel tes usap . Mobile Lab PCR berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) ini memiliki kemampuan ekstraksi dan running sampel hasil tes usap dalam waktu 8 sampai 10 jam.
Kantor Kecamatan Ciputat Timur ditunjuk jadi lokasi tes usap atas permintaan Pemkot Tangerang Selatan. Lokasi ini dianggap rawan penyebaran Covid-19 dibanding tempat lain wilayah lain tersebut. "Apabila diketemukan reaktif, maka kami langsung arahkan untuk Swab PCR yang hasil nanti kami koordinasikan dengan Satgas Covid setempat ," tuturnya.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengapresiasi kegiatan BIN ini. Berdasarkan data Satgas Covid-19, di Kota Tangerang Selatan terdapat 7282 kasus konfirmasi, 6462 kasus dinyatakan sembuh, sementara yang dirawat mencapai 508 orang.
"Tingkat keterisian tempat tidur ICU terpakai sebesar 93% dan tempat tidur isolasi sebesar 84%. Ada penurunan tentunya," katanya. Baca juga: Tetap Waspada, Penyintas Covid-19 Masih Bisa Terinfeksi Lagi
Benyamin berharap, kegiatan ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 . Saat ini Kota Tangerang Selatan masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro dengan pelibatan masif anggota TNI/Polri agar penyebaran Covid-19 tidak meluas.
Kantor Kecamatan Ciputat Timur ditunjuk jadi lokasi tes usap atas permintaan Pemkot Tangerang Selatan. Lokasi ini dianggap rawan penyebaran Covid-19 dibanding tempat lain wilayah lain tersebut. "Apabila diketemukan reaktif, maka kami langsung arahkan untuk Swab PCR yang hasil nanti kami koordinasikan dengan Satgas Covid setempat ," tuturnya.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengapresiasi kegiatan BIN ini. Berdasarkan data Satgas Covid-19, di Kota Tangerang Selatan terdapat 7282 kasus konfirmasi, 6462 kasus dinyatakan sembuh, sementara yang dirawat mencapai 508 orang.
"Tingkat keterisian tempat tidur ICU terpakai sebesar 93% dan tempat tidur isolasi sebesar 84%. Ada penurunan tentunya," katanya. Baca juga: Tetap Waspada, Penyintas Covid-19 Masih Bisa Terinfeksi Lagi
Benyamin berharap, kegiatan ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 . Saat ini Kota Tangerang Selatan masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro dengan pelibatan masif anggota TNI/Polri agar penyebaran Covid-19 tidak meluas.
Lihat Juga :