Pengungsi Korban Banjir Karawang Terlantar, Bayi dan Lansia Tidur di Emperan Toko

Selasa, 23 Februari 2021 - 00:02 WIB
Baca juga: Medan Gempar, Wanita Muda Berkulit Mulus Mengenakan Pakaian Loreng Macan Tewas Misterius

Dia mengaku masih kuat tidur di emperan toko meski harus kedinginan. Namun masalahnya dia juga memiliki bayi dan anak balita yang terus menangis karena dingin. "Bayi saya sepertinya belum kuat menahan dingin. Apalagi kami tidur hanya dengan satu tikar dipakai bersama," katanya.

Jika punya uang, dia mau menyewa hotel agar anak-anaknya bisa tidur nyenyak. Namun karena tidak punya uang dia hanya pasrah dengan keadaan. "Mau bagaimana lagi, memang keadaannya begini. Mudah-mudahan banjir cepat surut ," katanya lirih.

Baca juga: Mayat Wanita Muda Berkulit Mulus Berbaju Loreng Macan Diduga Terkait Wanita yang Terbunuh di Sergai

Senada dengan Entin, pengungsi lainnya Meli Nopitasari (32) mengaku terpaksa membawa orang tuanya yang sudah lanjut usia tidur di emperan toko . Kedua orang tua Meli sudah berusia 70 tahun dan tidur kedinginan. "Kalau malam orang tua saya kedinginan. Butuh selimut dan tikar, tapi belum ada," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!