Talkshow 'Berhenti di Kamu', Tavasya Berbagi Tips Tangkal Hoaks di Kalangan Pelajar
Senin, 22 Februari 2021 - 19:15 WIB
Dalam mengenali berita bohong , Tavasya coba menjabarkannya dengan metode (current, reputable, author, dan purpose). Dalam pola ini harus mengetahui definisi dan akar masalah radikalisme dalam penyebaran berita palsu.
“Current (saat ini). Harus lihat informasi itu kapan di-publish. Reputable (terkemuka). Siapa yang memberi informasi ini. Apakah terpercaya atau tidak. Author (penulis). Siapa yang menulis ini. Apakah bisa dipercaya atau tidak. Purpose (tujuan). Penulisan ini untuk siapa. Apakah untuk pelajar atau bukan,” lanjutnya.
Dampak hoaks di masyarakat, kata dia, antara lain adalah perundungan (bullying), menyebabkan stres, penyesatan (misleading), dan masalah pada kehidupan berdemokrasi. Baca juga: Hari Pers Nasional, Kapolri Minta Media Bantu Tangkal Hoaks
Dalam talkshow tersebut, narasumber lainnya adalah Perwakilan Jabar Saber Hoaks, Alfianto Yustinova; Perwakilan Subnit Kontra Propaganda BNPT Indonesia, Ferdy Nourika; Antihoax Student, Tavasya Tirtha Dharma; dan Puteri Indonesia Sulawesi Barat 2020, Euodia Octavia. Kemudian praktisi pendidikan serta Pendiri Pesantren Motivasi Indonesia, Ayah Enha, dan Relawan Malidi yang juga bekerja di Uni Emirat Arab Kapten Nanang Rido.
“Current (saat ini). Harus lihat informasi itu kapan di-publish. Reputable (terkemuka). Siapa yang memberi informasi ini. Apakah terpercaya atau tidak. Author (penulis). Siapa yang menulis ini. Apakah bisa dipercaya atau tidak. Purpose (tujuan). Penulisan ini untuk siapa. Apakah untuk pelajar atau bukan,” lanjutnya.
Dampak hoaks di masyarakat, kata dia, antara lain adalah perundungan (bullying), menyebabkan stres, penyesatan (misleading), dan masalah pada kehidupan berdemokrasi. Baca juga: Hari Pers Nasional, Kapolri Minta Media Bantu Tangkal Hoaks
Dalam talkshow tersebut, narasumber lainnya adalah Perwakilan Jabar Saber Hoaks, Alfianto Yustinova; Perwakilan Subnit Kontra Propaganda BNPT Indonesia, Ferdy Nourika; Antihoax Student, Tavasya Tirtha Dharma; dan Puteri Indonesia Sulawesi Barat 2020, Euodia Octavia. Kemudian praktisi pendidikan serta Pendiri Pesantren Motivasi Indonesia, Ayah Enha, dan Relawan Malidi yang juga bekerja di Uni Emirat Arab Kapten Nanang Rido.
(poe)
Lihat Juga :