Impor Jawa Timur Selama Januari 2021 Turun 13,72 Persen
Kamis, 18 Februari 2021 - 13:08 WIB
Pada bulan Januari 2021, impor Jatim masih didominasi oleh bahan baku dan penolong dengan nilai USD1,24 miliar atau setara 71,02% dari total impor Sementara itu, impor barang konsumsi berada diurutan berikutnya dengan kontribusi 21,35% yang mencapai USD 374,13 juta. “Impor barang modal merupakan golongan barang yang paling sedikit diimpor Jatim dengan kontribusi 7,63% atau mencapai USD133,62 juta,” imbuh Umar.
Baca juga: Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru, Ini Kegembiraan Wantono Dapat Rp24 Miliar
Tiongkok menjadi negara importir terbesar Jatim selama Januari 2021 dengan kontribusi 36,15%. Disusul Amerika Serikat dan Korea Selatan yang berkontribusi pada pasar impor sebesar 8,61% dan 4,44%. Nilai impor dari Tiongkok Januari 2020 sebesar USD504,42 juta. Diikuti impor dari Amerika Serikat sebesar USD120,12 juta serta dari Korea Selatan sebesar USD61,90 juta. “Secara umum selama tahun 2021, impor nonmigas terbesar didominasi Tiongkok,” tandas Umar.
Negara ASEAN juga menjadi salah satu pemasok utama komoditas nonmigas ke Jatim selama Januari 2021. Yakni mencapai USD152,26 juta, Angka itu turun 9,38% dibanding bulan sebelumnya. Di kawasan ASEAN, Thailand menjadi negara utama dengan kontribusi 3,00% dari total impor nonmigas. Diikuti Singapura dengan kontribusi 2,68% dan dari Malaysia 2,55%. Nilai impor nonmigas dari Thailand di bulan Januari sebesar USD41,81 juta. Disusul Singapura sebesar USD37,37 juta serta dari Malaysia sebesar USD35,60 juta.
Baca juga: Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru, Ini Kegembiraan Wantono Dapat Rp24 Miliar
Tiongkok menjadi negara importir terbesar Jatim selama Januari 2021 dengan kontribusi 36,15%. Disusul Amerika Serikat dan Korea Selatan yang berkontribusi pada pasar impor sebesar 8,61% dan 4,44%. Nilai impor dari Tiongkok Januari 2020 sebesar USD504,42 juta. Diikuti impor dari Amerika Serikat sebesar USD120,12 juta serta dari Korea Selatan sebesar USD61,90 juta. “Secara umum selama tahun 2021, impor nonmigas terbesar didominasi Tiongkok,” tandas Umar.
Negara ASEAN juga menjadi salah satu pemasok utama komoditas nonmigas ke Jatim selama Januari 2021. Yakni mencapai USD152,26 juta, Angka itu turun 9,38% dibanding bulan sebelumnya. Di kawasan ASEAN, Thailand menjadi negara utama dengan kontribusi 3,00% dari total impor nonmigas. Diikuti Singapura dengan kontribusi 2,68% dan dari Malaysia 2,55%. Nilai impor nonmigas dari Thailand di bulan Januari sebesar USD41,81 juta. Disusul Singapura sebesar USD37,37 juta serta dari Malaysia sebesar USD35,60 juta.
(msd)
Lihat Juga :