Disdik Sulsel Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Bagi Siswa XII SMA/SMK
Selasa, 16 Februari 2021 - 12:44 WIB
"Beberapa keluhan guru-guru kita, misalnya yang mengajar mata pelajaran yang memang sehari-harinya membutuhkan papan tulis. Misalnya, matematika, fisika, kimia, biologi. Khususnya fisika itukan kalau menjelaskan butuh menulis di papan tulis untuk menurunkan rumus," urai dia.
Atas kondisi itu, tenaga pendidik disebut sulit mentransfer ilmu kepada peserta didik di beberapa mata pelajaran tertentu tersebut. "Itu agak repot mereka mengajar dengan daring," lanjut Jufri.
Baca juga: 9.000 Lebih Guru Honorer di Sulsel Diusulkan Jadi PPPK
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang telah meniadakan ujian nasional (UN) tahun ini. Kendati begitu, syarat penentu kelulusan dan pemeringkatan siswa ada pada UAS. Makanya, peserta didik perlu disiapkan sejak awal.
Pelaksanaan UAS sebagaimana yang diatur Kemendikbud , kata Jufri, bisa dilaksanakan secara daring atau tatap muka langsung di sekolah. "Tapi sepertinya kebanyakan sekolah akan memilih langsung kalau dimungkinkan (sekolah tatap muka)," imbuhnya.
Rencana sekolah tatap muka inipun masih akan dikaji lebih lanjut. Dengan mempertimbangkan indikator epidemiologi Covid-19 di tiap kabupaten/kota. "Kita akan coba buka komunikasi untuk sekolah daerah-daerah, supaya bisa dilihat peluangnya apakah bisa dilakukan secara bertahap," jelas Jufri.
Atas kondisi itu, tenaga pendidik disebut sulit mentransfer ilmu kepada peserta didik di beberapa mata pelajaran tertentu tersebut. "Itu agak repot mereka mengajar dengan daring," lanjut Jufri.
Baca juga: 9.000 Lebih Guru Honorer di Sulsel Diusulkan Jadi PPPK
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang telah meniadakan ujian nasional (UN) tahun ini. Kendati begitu, syarat penentu kelulusan dan pemeringkatan siswa ada pada UAS. Makanya, peserta didik perlu disiapkan sejak awal.
Pelaksanaan UAS sebagaimana yang diatur Kemendikbud , kata Jufri, bisa dilaksanakan secara daring atau tatap muka langsung di sekolah. "Tapi sepertinya kebanyakan sekolah akan memilih langsung kalau dimungkinkan (sekolah tatap muka)," imbuhnya.
Rencana sekolah tatap muka inipun masih akan dikaji lebih lanjut. Dengan mempertimbangkan indikator epidemiologi Covid-19 di tiap kabupaten/kota. "Kita akan coba buka komunikasi untuk sekolah daerah-daerah, supaya bisa dilihat peluangnya apakah bisa dilakukan secara bertahap," jelas Jufri.
Lihat Juga :