Ini yang Akan Dilakukan Gembong Jika Terpilih Jadi Ketua Ikatan Alumni ITB
Kamis, 11 Februari 2021 - 20:11 WIB
Saat acara Don Adam Show edisi Back to Campus, Gembong Primadjaya, calon Ketua Ikatan Alumni ITB, menceritakan apa saja yang hendak dilakukannya untuk IA ITB kelak bila terpilih. (Ist)
BANDUNG - Saat acara “Don Adam Show edisi Back to Campus”, Gembong Primadjaya, calon Ketua Ikatan Alumni ITB menceritakan apa saja yang hendak dilakukannya untuk IA ITB kelak bila terpilih.
Apa-apa saja yang akan dilakukan ini berdasarkan pada Salam Ganesha, sebuah ikrar yang menemani seluruh mahasiswa baru ITB di berbagai jenis ospek, dari ospek tingkat jurusan, unit, hingga tingkat kampus yang bunyinya : “Salam Ganesha, Bakti Kami, Untukmu: Tuhan, Bangsa, dan Almamater. Merdeka!”
Pertama adalah Bakti kepada Tuhan. Didasarkan pada kondisi Indeks Kebebasan Berkeyakinan yang semakin memburuk beberapa waktu belakangan. Berdasarkan data BPS, indeks Kebebasan Berkeyakinan pernah mencapai skor 86,6 tahun 2015, kemudian anjlok ke 82,8 tahun 2018 dan 83,03 di 2019.
Bagaimanapun alumni ITB juga berasal dari berbagai suku dan agama. Merespon data tersebut, Gembong menunjukkan komitmennya merawat pluralisme. “IA ITB harus menyelenggarakan acara-acara keagamaan pada waktu yang tepat sesuai dengan agama-agama yang diakui oleh pemerintah.”
Apa-apa saja yang akan dilakukan ini berdasarkan pada Salam Ganesha, sebuah ikrar yang menemani seluruh mahasiswa baru ITB di berbagai jenis ospek, dari ospek tingkat jurusan, unit, hingga tingkat kampus yang bunyinya : “Salam Ganesha, Bakti Kami, Untukmu: Tuhan, Bangsa, dan Almamater. Merdeka!”
Pertama adalah Bakti kepada Tuhan. Didasarkan pada kondisi Indeks Kebebasan Berkeyakinan yang semakin memburuk beberapa waktu belakangan. Berdasarkan data BPS, indeks Kebebasan Berkeyakinan pernah mencapai skor 86,6 tahun 2015, kemudian anjlok ke 82,8 tahun 2018 dan 83,03 di 2019.
Bagaimanapun alumni ITB juga berasal dari berbagai suku dan agama. Merespon data tersebut, Gembong menunjukkan komitmennya merawat pluralisme. “IA ITB harus menyelenggarakan acara-acara keagamaan pada waktu yang tepat sesuai dengan agama-agama yang diakui oleh pemerintah.”
Lihat Juga :