Mensos Risma Sambangi Rumah Pemulung di Cilincing Jakut, Gimana Hasilnya?
Rabu, 03 Februari 2021 - 19:16 WIB
Dalam tinjauannya, warga atau pemulung mengeluhkan biaya hidup yang sangat tinggi sehingga melihat persoalan ini pemerintah mengajak warga untuk pindah ke lokasi yang nyaman.
"Yang pertama kan mereka kelasnya bayar mahal kontrakan Rp700 ribu, padahal pendapatan mereka kan sekitar Rp1,2 juta. Sementara mereka tinggal di balai kemudian dengan rumah susun yang sangat murah yakni Rp10 ribu per bulan," ujar Risma. Baca juga: Salurkan Bansos, Risma Ingatkan Lurah Soal Perbaikan Data Bisa Tiap Minggu
Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat menambahkan kegiatan ini merupakan Program Rehabilitasi Sosial (Aset Pemulung) yang bertujuan mengentaskan kemiskinan. "Mereka bisa punya kapasitas ruang yang lebih besar sehingga mereka bisa cepat keluar dari kemiskinan. Mudah-mudahan bisa kita akses kan pekerjaan seperti yang lain juga masih butuh," ucapnya.
"Yang pertama kan mereka kelasnya bayar mahal kontrakan Rp700 ribu, padahal pendapatan mereka kan sekitar Rp1,2 juta. Sementara mereka tinggal di balai kemudian dengan rumah susun yang sangat murah yakni Rp10 ribu per bulan," ujar Risma. Baca juga: Salurkan Bansos, Risma Ingatkan Lurah Soal Perbaikan Data Bisa Tiap Minggu
Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat menambahkan kegiatan ini merupakan Program Rehabilitasi Sosial (Aset Pemulung) yang bertujuan mengentaskan kemiskinan. "Mereka bisa punya kapasitas ruang yang lebih besar sehingga mereka bisa cepat keluar dari kemiskinan. Mudah-mudahan bisa kita akses kan pekerjaan seperti yang lain juga masih butuh," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :