Heboh Ribuan Ikan Mati Mendadak di Situ Citongtut Bogor, Apa Penyebabnya?
Selasa, 02 Februari 2021 - 20:40 WIB
atinya ikan-ikan secara mendadak di Situ Citongtut, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor sejak kemarin hingga hari ini Selasa (2/2/2021)membuat heboh warga sekitar.Foto/SINDOnews/Haryudi
BOGOR - Matinya ikan -ikan secara mendadak di Situ Citongtut, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor sejak kemarin hingga hari ini Selasa (2/2/2021)membuat heboh warga sekitar. Sebab, jumlahnya ikan mati yang mengambang di permukaan air semakin bertambah.
Kondisi tersebut banyak diperbincangkan di media sosial, baik Facebook, Twitter maupun Instagram. Warga mendesak harus ada tindaklanjut dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Bahkan sejumlah pegiat alam menduga banyaknya ikan mati itu disebabkan air situ tercemar limbah dari salah satu pabrik yang ada disekitar situ.
Baca juga : Ada Upaya Pengerdilan Demokrat dan Menghalau Potensi AHY Menuju 2024
Pegiat Bela Alam Gunung Putri, Heru Kurnia mengatakan, kondisi air situ semakin parah. Hal itu karena limbah yang terus mengalir, yang membuat air berwana hitam dan bau."Kemarin sudah disidak sama dewan (DPRD Kabupaten Bogor), dan terbukti itu limbah pabrik. Sekarang kita mau bersiap untuk evakuasi ikan yang mati," ungkap Heru, Selasa (2/2/2021).
Kondisi tersebut banyak diperbincangkan di media sosial, baik Facebook, Twitter maupun Instagram. Warga mendesak harus ada tindaklanjut dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Bahkan sejumlah pegiat alam menduga banyaknya ikan mati itu disebabkan air situ tercemar limbah dari salah satu pabrik yang ada disekitar situ.
Baca juga : Ada Upaya Pengerdilan Demokrat dan Menghalau Potensi AHY Menuju 2024
Pegiat Bela Alam Gunung Putri, Heru Kurnia mengatakan, kondisi air situ semakin parah. Hal itu karena limbah yang terus mengalir, yang membuat air berwana hitam dan bau."Kemarin sudah disidak sama dewan (DPRD Kabupaten Bogor), dan terbukti itu limbah pabrik. Sekarang kita mau bersiap untuk evakuasi ikan yang mati," ungkap Heru, Selasa (2/2/2021).
Lihat Juga :