Terinspirasi Ganjar Pranowo, Wali Kota Blitar Belanja Penyimpan Plasma Rp400 Juta
Kamis, 28 Januari 2021 - 04:05 WIB
Secara medis, plasma darah para penyintas COVID-19 diyakini bisa meningkatkan imun pasien positif yang tengah berjuang mendapatkan kesembuhan. Santoso berharap, warga Blitar yang sudah sembuh dari COVID-19 , rela mendonorkan plasma darahnya. Untuk menampung plasma dari para pendonor.
Kata Santoso, Pemkot Blitar menyiapkan anggaran Rp 400 juta untuk pengadaan satu unit lemari pendingin plasma konvalesen. Yakni lemari khusus penyimpan plasma konvalesen yang memiliki titik dingin minus 30 derajat celcius.
Dengan lemari khusus tersebut, plasma darah yang tersimpan di dalamnya akan bertahan hingga dua tahun. “Karena belum punya. Selama ini setiap dapat kiriman pendonor dari luar kota, kita bawa ke Kediri. Karena Kediri yang punya," kata Santoso.
Baca juga: Permintaan Donor Plasma Konvalesen Tinggi, Ini Syaratnya Bagi Para Penyintas
Saat ini, Kota Blitar juga ikut melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid II.Sebab status Kota Blitar kembali pada zona merah. Terkait evaluasi pada PPKM Jilid I,
Kata Santoso, Pemkot Blitar menyiapkan anggaran Rp 400 juta untuk pengadaan satu unit lemari pendingin plasma konvalesen. Yakni lemari khusus penyimpan plasma konvalesen yang memiliki titik dingin minus 30 derajat celcius.
Dengan lemari khusus tersebut, plasma darah yang tersimpan di dalamnya akan bertahan hingga dua tahun. “Karena belum punya. Selama ini setiap dapat kiriman pendonor dari luar kota, kita bawa ke Kediri. Karena Kediri yang punya," kata Santoso.
Baca juga: Permintaan Donor Plasma Konvalesen Tinggi, Ini Syaratnya Bagi Para Penyintas
Saat ini, Kota Blitar juga ikut melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid II.Sebab status Kota Blitar kembali pada zona merah. Terkait evaluasi pada PPKM Jilid I,
Lihat Juga :