Anies Diminta Lock Down Jakarta Dua Minggu, Warganet: Pusat Ngga Ngizinin

Minggu, 24 Januari 2021 - 19:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan dukungan kepada dokter dan tenaga medis di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (24/1/2021). Foto: @aniesbaswedan
JAKARTA - Kasus Covid-19 di DKI Jakarta kian mengkhawatirkan. Ruang rawat rumah sakit penuh. Pasien meninggal akibat Covid terus bertambah terlihat dari penambahan area makam baru Covid. Anies Baswedan diminta lock down Jakarta Selama dua minggu.

Baca juga : Pilkada 2022 Ditiadakan Hanya untuk Ganjal Anies Baswedan? Refly Harun: Kebangetan Juga



“Mohon pak di Carikan solusi lain selain psbb agar yg terkena virus Corona bisa turun sekarang ini angka terus naik pak, rumah sakit, dokter dan perawat terbatas kalau bukan bapak yg peduli nyawa kami siapa lagi.buat aturan yg ketat pak coba lock down dua Minggu,” ujar akun Twitter @siswandibambang seperti dikutip SINDOnews, Minggu (24/1/2021). Baca juga: Anies Baswedan: Jakarta Tidak Pernah Lelah Tangani Kasus Covid-19

Akun lainnya juga menyarankan lock down Jakarta. “Lockdown jakarta dong bos, ICU udah full,” ucap @fhmkrsn.

Baca juga : Megawati dan JK Berpeluang Maju Pilpres 2024, Begini Analisanya

Namun, aturan lock down tidak semudah itu karena harus mendapat persetujuan pemerintah pusat. “Pusat gak ngijinin,” cuit @callmebj2.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!