Warga Korban Banjir yang Terisolasi Mulai Beraktifitas Dengan Rakit
Kamis, 21 Januari 2021 - 15:35 WIB
Lanjut Fermenas, untuk menyebrang perorang mencapai 10.000 dan 25.000 untuk sepeda motor. Sedangkan orang sakit bebas atau gratis. Dia menambahkan, hingga satu minggu rakit ini beroprasi sudah terkumpul jutaan rupiah.
"Sejak hari pertama dan sampai hari ini sudah terkumpul 9 juta dan akan digunakan untuk kebutuhan kelompok. Kami juga berharap supaya pemerintah cepat perbaiki jembatan supaya aktifitas bisa kembali lancar," ujarnya.
Dengan kondisi hujan yang masih terus terjadi dan khawatir terjadi kecelakaan saat penyeberangan, pemerintah daerah menyiagakan satu Tim Polda Maluku Utara.
"Kami membantu masyarakat untuk menyebrang suangai, jadi kehadiran kami disini juga bisa bermanfaat untuk masyarakat. Kalau cuacanya buruk kita imbau masyarakat untuk berhenti menyebrang dan menjauh dari bantaran kasil," kata Komandan Tim, Ipda Max Manola.
"Sejak hari pertama dan sampai hari ini sudah terkumpul 9 juta dan akan digunakan untuk kebutuhan kelompok. Kami juga berharap supaya pemerintah cepat perbaiki jembatan supaya aktifitas bisa kembali lancar," ujarnya.
Dengan kondisi hujan yang masih terus terjadi dan khawatir terjadi kecelakaan saat penyeberangan, pemerintah daerah menyiagakan satu Tim Polda Maluku Utara.
"Kami membantu masyarakat untuk menyebrang suangai, jadi kehadiran kami disini juga bisa bermanfaat untuk masyarakat. Kalau cuacanya buruk kita imbau masyarakat untuk berhenti menyebrang dan menjauh dari bantaran kasil," kata Komandan Tim, Ipda Max Manola.
(shf)
Lihat Juga :