DPRD Minta Pemprov DKI Cek Sistem Pengendalian Banjir di Ibu Kota
Kamis, 21 Januari 2021 - 13:23 WIB
Kedua, sistem Polder (khususnya tanggul dan kolam retensi) di kawasan utara Jakarta serta setu dan waduk-waduk yang ada di Jakarta perlu diperiksa untuk memastikan daya tampungnya cukup optimal dalam menampung limpahan air. Ketiga, memastikan berfungsinya peralatan untuk memantau curah hujan dan pergerakan ketinggian air pada titik-titik yang menjadi pusat aliran air di Jakarta seperti di wilayah perbatasan dengan Jawa Barat.
Keempat, terkait kemungkinan terjadinya banjir yang menyebabkan warga harus mengungsi, dan disaat yang sama kondisi DKI masih pada puncak pandemi covid-19, sehingga perlu perhatian ekstra dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Perlu diantisipasi jangan sampai tempat pengungsian korban banjir menjadi klaster penularan covid.
"Selain itu pengerukan danau, setu, sungai dan kali serta pengangkutan lumpur di gorong-gorong masih tetap harus dilakukan," ucap Dedi. Diketahui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkkan peringatan dini di DKI Jakarta dan sekitarnya berpotensi mengalami cuaca ekstrem yakni hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Keempat, terkait kemungkinan terjadinya banjir yang menyebabkan warga harus mengungsi, dan disaat yang sama kondisi DKI masih pada puncak pandemi covid-19, sehingga perlu perhatian ekstra dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Perlu diantisipasi jangan sampai tempat pengungsian korban banjir menjadi klaster penularan covid.
"Selain itu pengerukan danau, setu, sungai dan kali serta pengangkutan lumpur di gorong-gorong masih tetap harus dilakukan," ucap Dedi. Diketahui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkkan peringatan dini di DKI Jakarta dan sekitarnya berpotensi mengalami cuaca ekstrem yakni hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.
(hab)
Lihat Juga :