Perluas Jangkauan Pemilih, Golkar Jatim Luncurkan Studio Digital
Minggu, 17 Januari 2021 - 08:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu sangat setuju yang mewajibkan semua anggota Fraksi Golkar memiliki sekaligus optimalisasi penggunaan medsos. “Ini penting agar semua informasi cepat sampai kepada masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji mengatakan, pihaknya menyadari bahwa, Partai Golkar bukan partai besar di Jatim. Secara geneologi politik, Jatim bukan habitat utama Partai Golkar. Merujuk pemilu 1955, Jatim dimenangkan oleh Partai Nahdlatul Ulama (NU) dengan perolehan suara sekitar 34%, PKI 23%, PNI 22,8% dan Masyumi 11%.
Baca juga: Ada PPKM untuk Cegah COVID-19, Begini Shaf Salat Jumat di masjid Al-Akbar Surabaya
"Merujuk dari hasil pemilu itu, kita pasti bisa meraba afiliasi sebagian besar pemilih partai-partai tersebut dalam pemilu pasca reformasi. Dan hampir setiap pemilu pasca reformasi, Jawa Timur dimenangkan secara bergantian oleh PKB dan PDIP," terangnya.
Untuk itu, kata Sarmuji, Golkar Jatim bekerja keras mencari cara untuk bisa menang. Salah satu diantaranya diluncurkannya Studio Digital Golkar Jatim. Teknologi informasi (IT) kata dia, memberi peluang untuk menjangkau pemilih melintasi batas ideologis dan atribut sosiologis.
Ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji mengatakan, pihaknya menyadari bahwa, Partai Golkar bukan partai besar di Jatim. Secara geneologi politik, Jatim bukan habitat utama Partai Golkar. Merujuk pemilu 1955, Jatim dimenangkan oleh Partai Nahdlatul Ulama (NU) dengan perolehan suara sekitar 34%, PKI 23%, PNI 22,8% dan Masyumi 11%.
Baca juga: Ada PPKM untuk Cegah COVID-19, Begini Shaf Salat Jumat di masjid Al-Akbar Surabaya
"Merujuk dari hasil pemilu itu, kita pasti bisa meraba afiliasi sebagian besar pemilih partai-partai tersebut dalam pemilu pasca reformasi. Dan hampir setiap pemilu pasca reformasi, Jawa Timur dimenangkan secara bergantian oleh PKB dan PDIP," terangnya.
Untuk itu, kata Sarmuji, Golkar Jatim bekerja keras mencari cara untuk bisa menang. Salah satu diantaranya diluncurkannya Studio Digital Golkar Jatim. Teknologi informasi (IT) kata dia, memberi peluang untuk menjangkau pemilih melintasi batas ideologis dan atribut sosiologis.
Lihat Juga :