Waste4Change Hadirkan Jasa Angkut Sampah di 10 Kota

Selasa, 12 Januari 2021 - 13:55 WIB
Tidak lupa juga soal TPA Cipeucang di Tangerang Selatan yang sempat longsor di pertengahan tahun 2020 akibat tembok pembatas yang tidak kuat membendung volume sampah, sehingga sampah bocor dan menutupi aliran sungai Cisadane. Pun TPA Bantar Gebang yang setiap hari menampung 7.000 ton sampah dari DKI Jakarta diperkirakan hanya bisa beroperasi sampai tahun ini saja.

Dari kacamata yang lebih holistik, Indonesia memang perlu melakukan pembenahan ekosistem tata kelola persampahan. Tata kelola ini antara lain terdiri dari aspek penegakan hukum (law enforcement), kejelasan kerja sama antar pihak, khususnya peran swasta dalam membantu mendanai pengadaan infrastruktur pengelolaan sampah, serta mekanisme retribusi sampah yang berkeadilan (berbasis volume).

Untuk menanggapi permasalahan ini, Waste4Change terus berupaya memperluas cakupan layanannya, dan kini sudah tersedia di 10 kota untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab melalui layanan Responsible Waste Management (w4c.id/RWM).

"Setelah mendapatkan banyak permintaan untuk melakukan ekspansi jasa angkut dan daur ulang sampah di luar DKI Jakarta dan Jawa, akhirnya pada tahun 2021 ini kami berhasil menambah area cakupan menjadi 10 kota di Indonesia. Tentunya kami berharap bisa hadir di semakin banyak wilayah lainnya di seluruh Indonesia demi mendukung visi Indonesia Bersih Sampah 2025," kata dia.

Layanan Responsible Waste Management sendiri merupakan layanan pengelolaan sampah yang 100% holistik untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA secara signifikan. Sampah-sampah akan dipilah dan didaur ulang secara optimal sesuai kategorinya, sehingga meminimalisir jumlah sampah residu (sulit didaur ulang) yang dibuang ke TPA dan lingkungan.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!