Pemerintah Aceh Luncurkan Buku Dana Otsus Abadi
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:11 WIB
Buku tersebut juga memuat data penurunan angka kemiskinan di Aceh yang sangat dipengaruhi oleh keberadaan dana Otonomi Khusus, Dana Alokasi Umum, Pendapatan Asli Daerah dan dana lain-lain, dari tahun 2000 hingga tahun 2020.
Dalam buku itu disimpulkan, dengan total jumlah Dana Otsus yang dianggarkan sebesar Rp88,7 Triliun, DAU sebesar Rp19,47 Triliun, PAD sebesar Rp31,55 Triliun dan dana lainnya sebesar Rp40,12 Triliun, yang telah didistribusikan selama 10 tahun ini, angka kemiskinan di Aceh yang awalnya 15,20% pada tahun 2000, sempat tertinggi pada tahun 2002 dan 2003 sebesar 29,83%, lalu perlahan menurun hingga 14,99% pada tahun 2020.
Selain pengentasan kemiskinan, dalam buku itu juga dijelaskan bahwa Dana Otsus telah memberikan kemajuan yang cukup signifikan di bidang pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pendidikan, sosial dan keistimewaan Aceh, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.
Gubernur Nova pada peluncuran buku itu mengatakan, keberadaan otsus Aceh harus dilihat secara jujur dan menyeluruh dimana penyerapannya dari tahun ke tahun semakin besar dan semakin mempercepat pencapaian positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Agar semua pihak dapat melihatnya secara menyeluruh," ujar Gubernur seraya meminta pihak-pihak yang mengkritik keberadaan Otsus Aceh agar melihatnya secara utuh.
Dalam buku itu disimpulkan, dengan total jumlah Dana Otsus yang dianggarkan sebesar Rp88,7 Triliun, DAU sebesar Rp19,47 Triliun, PAD sebesar Rp31,55 Triliun dan dana lainnya sebesar Rp40,12 Triliun, yang telah didistribusikan selama 10 tahun ini, angka kemiskinan di Aceh yang awalnya 15,20% pada tahun 2000, sempat tertinggi pada tahun 2002 dan 2003 sebesar 29,83%, lalu perlahan menurun hingga 14,99% pada tahun 2020.
Selain pengentasan kemiskinan, dalam buku itu juga dijelaskan bahwa Dana Otsus telah memberikan kemajuan yang cukup signifikan di bidang pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pendidikan, sosial dan keistimewaan Aceh, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.
Gubernur Nova pada peluncuran buku itu mengatakan, keberadaan otsus Aceh harus dilihat secara jujur dan menyeluruh dimana penyerapannya dari tahun ke tahun semakin besar dan semakin mempercepat pencapaian positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Agar semua pihak dapat melihatnya secara menyeluruh," ujar Gubernur seraya meminta pihak-pihak yang mengkritik keberadaan Otsus Aceh agar melihatnya secara utuh.
Lihat Juga :