Ambruknya Turap Ratusan Juta di Tebo Ternyata Sudah Diprediksi Kepala Tukang

Kamis, 14 Januari 2021 - 17:52 WIB
Sementara itu, tim dari Kejati Jambi yang didampingi pihak Kejari Tebo dan Dinas PUPR Jambi dikabarkan mendatangi lokasi pembangunan turap yang roboh. Kehadiran pihak Jaksa ke kelokasi diakui oleh pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Provinsi Jambi, Rimba. Baca: Rumah Warga Terancam Longsor oleh Ambruknya Turap yang Baru Dibangun.



Saat awak media meminta keterangan terkait proyek tersebut, Rimba tidak mau memberikan banyak keterangan, namun dirinya hanya mengatakan bahwa turap yang ambruk ini masih tanggung jawab rekanan. "Benar tadi pihak dari Kejaksaan ada turun melakukan klarifikasi lapangan. Intinya ini masih tanggung jawab rekanan," ungkap Rimba selaku PPK saat dimintai keterangan.

Hal senada juga disampaikan Eko Purwanto selaku Direktur CV. Arafah, dirinya mengakui bahwa ada tim dari Kejaksaan turun untuk melakukan klarifikasi lapangan. Lalu, ia mengatakan bahwa turap yang ambruk harus dikerjakan ulang sebagai tanggung jawab dari mereka. "Kita juga diminta surat pernyataan untuk membangun kembali dan itu sudah kita selesaikan. Kita lihat sekarang kita turunkan alat berat untuk dikerjakan ulang," ungkapnya. Baca Juga: Lamongan Berduka, Empat Dokter Telah Gugur Terpapar COVID-19.

Eko menambahkan bahwa terkait proyek ini, dipastikan tidak ada anggaran baru, semua dikerjakan sebagai tanggung jawab pihaknya dan nantinya turup dibagun dengan bentuk lain dan tidak mengurangi volume awal.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!