Wagub Emil, Orang Pertama di Jatim yang Mendapat Suntikan Vaksin Sinovac
Kamis, 14 Januari 2021 - 11:16 WIB
Selanjutnya, setelah Emil, suntikan vaksin diberikan kepada Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim M Dhofir dan beberapa tokoh penting lainnya. Total ada 22 orang
Baca juga: Mantan Kapolda Jatim Untung S Radjab Tutup Usia
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengikuti berjalannya proses vaksinasi secara virtual menyampaikan bahwa, saat ini dirinya sedang melakukan isolasi. Namun, dia tetap melakukan koordinasi terkait program vaksinasi di Jatim. Vaksinasi selanjutnya besok dilakukan di Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo).
"Saya mengapresiasi komitmen Forkopimda di Jatim, informal leader, formal leader, tokoh profesi, dan tokoh agama untuk mensukseskan vaksinasi. Komitmen ini akan menjadi penguat bagi semuanya," kata Khofifah.
Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim dr Sutrisno, mengatakan angka kematian di Jatim masih tinggi. Untuk itu, dia meminta seluruh masyarakat Jatim tidak takut vaksinasi. Dia juga mengingatkan, vaksin COVID-19 adalah harapan, namun vaksin bukan berarti menyelesaikan masalah. "Maka, tetap menjaga 3M sebagai suatu kebiasaan hidup," katanya.
Baca juga: Mantan Kapolda Jatim Untung S Radjab Tutup Usia
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengikuti berjalannya proses vaksinasi secara virtual menyampaikan bahwa, saat ini dirinya sedang melakukan isolasi. Namun, dia tetap melakukan koordinasi terkait program vaksinasi di Jatim. Vaksinasi selanjutnya besok dilakukan di Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo).
"Saya mengapresiasi komitmen Forkopimda di Jatim, informal leader, formal leader, tokoh profesi, dan tokoh agama untuk mensukseskan vaksinasi. Komitmen ini akan menjadi penguat bagi semuanya," kata Khofifah.
Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim dr Sutrisno, mengatakan angka kematian di Jatim masih tinggi. Untuk itu, dia meminta seluruh masyarakat Jatim tidak takut vaksinasi. Dia juga mengingatkan, vaksin COVID-19 adalah harapan, namun vaksin bukan berarti menyelesaikan masalah. "Maka, tetap menjaga 3M sebagai suatu kebiasaan hidup," katanya.
(msd)
Lihat Juga :