Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Kamis, 14 Mei 2020 - 21:56 WIB
"Di tiap desa terdapat sedikitnya satu lokasi perumahan sehat komunal. Hal yang lebih menarik lagi, rumah-rumah tersebut dibangun dengan Dana Desa sedangkan lahan disediakan oleh pemerintah daerah, baik melalui mekanisme pembebasan lahan milik masyarakat maupun menggunakan lahan aset pemerintah daerah sendiri," ujar Syarif.
Selain itu kata Syarif, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD juga digunakan untuk membangun jamban dan septic tank komunal, pembangunan jalan serta sambungan listrik.
"Sementara itu pemerintah pusat turut berkontribusi melalui hibah pedesaan yang digunakan untuk membangun sambungan rumah air minum. Komposisi pendanaan bagi rumah sehat komunal terbanyak adalah dari dana desa sebesar Rp 27,96 miliar, disusul APBD sebesarRp 8,5 miliar serta APBN yang berjumlah Rp1,8 miliar," terangnya.
Suksesnya pembangunan rumah sehat komunal tersebut bukannya tanpa hambatan. Pada awalnya gagasan pembangunan rumah sehat komunal, apalagi menggunakan dana desa sempat ditolak oleh para kepala desa.
Mengetahui hal ini Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga sampai terjun langsung untuk meyakinkan para kepala desa dan masyarakat mengenai manfaat program tersebut.
Untuk memberikan inspirasi bagi pemerintah pusat dan daerah lain dalam hal penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin, contoh sukses Pohuwato ini telah dikupas tuntas dalam suatu seminar online/webinar, pada Kamis (14/05) mulai pukul 09.30 sampai 12.00 WIB.
Selain itu kata Syarif, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD juga digunakan untuk membangun jamban dan septic tank komunal, pembangunan jalan serta sambungan listrik.
"Sementara itu pemerintah pusat turut berkontribusi melalui hibah pedesaan yang digunakan untuk membangun sambungan rumah air minum. Komposisi pendanaan bagi rumah sehat komunal terbanyak adalah dari dana desa sebesar Rp 27,96 miliar, disusul APBD sebesarRp 8,5 miliar serta APBN yang berjumlah Rp1,8 miliar," terangnya.
Suksesnya pembangunan rumah sehat komunal tersebut bukannya tanpa hambatan. Pada awalnya gagasan pembangunan rumah sehat komunal, apalagi menggunakan dana desa sempat ditolak oleh para kepala desa.
Mengetahui hal ini Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga sampai terjun langsung untuk meyakinkan para kepala desa dan masyarakat mengenai manfaat program tersebut.
Untuk memberikan inspirasi bagi pemerintah pusat dan daerah lain dalam hal penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin, contoh sukses Pohuwato ini telah dikupas tuntas dalam suatu seminar online/webinar, pada Kamis (14/05) mulai pukul 09.30 sampai 12.00 WIB.
Lihat Juga :