Satgas: 40,1% Kasus COVID-19 di DKI Jakarta dari Klaster Keluarga
Kamis, 07 Januari 2021 - 04:01 WIB
Dewi juga mengatakan bahwa 7% pasien COVID-19 yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta tidak pernah keluar rumah. “Nah ini artinya apa berarti kemungkinan besar mereka tertular dari anggota keluarga yang ada di rumah atau mungkin orang yang berkunjung ke rumahnya,” ungkapnya.
Dewi juga mengungkapkan dari data yang menunjukkan pada saat libur panjang pada Agustus, di DKI Jakarta menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan di klaster keluarga. “Jadi bisa jadi sesudah libur panjang ini pasti akan terlihat klaster keluarga yang cukup meningkat. Karena ada seseorang yang bepergian, kembali ke rumah kemudian menyebarkan kepada anggota keluarga yang lain,” katanya.
Klaster keluarga ini, kata Dewi merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan lebih seksama lagi. “Karena mungkin klaster keluarga ini punya tipikal yang cukup berbeda dari klaster yang lain seperti perkantoran atau mungkin pasar. Di klaster keluarga ini mungkin treatmentnya harus kita buat pencegahan dan pengendalian dengan lebih baik lagi,” tegasnya.
Dewi juga mengungkapkan dari data yang menunjukkan pada saat libur panjang pada Agustus, di DKI Jakarta menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan di klaster keluarga. “Jadi bisa jadi sesudah libur panjang ini pasti akan terlihat klaster keluarga yang cukup meningkat. Karena ada seseorang yang bepergian, kembali ke rumah kemudian menyebarkan kepada anggota keluarga yang lain,” katanya.
Klaster keluarga ini, kata Dewi merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan lebih seksama lagi. “Karena mungkin klaster keluarga ini punya tipikal yang cukup berbeda dari klaster yang lain seperti perkantoran atau mungkin pasar. Di klaster keluarga ini mungkin treatmentnya harus kita buat pencegahan dan pengendalian dengan lebih baik lagi,” tegasnya.
(wib)
Lihat Juga :