Tembaki Warga hingga Tewas, Koboi Ini Dibekuk di Tengah Hutan, 12 Senapan Disita
Senin, 28 Desember 2020 - 14:05 WIB
(Bisa Diklik: GKJW Maron Blitar, Cerita Gereja Yang Didirikan Pengikut Pangeran Diponegoro)
Petugas mencapai lokasi persembunyian tersangka harus melewati medan yang terjal dan ekstrem di tengah hutan. Bahkan, untuk naik ke atas puncak hutan tempat persembunyian pelaku petugas harus berjalan kaki.
"Petugas harus berjalan kaki selama 10 jam. Barulah pada Selasa (22/12), tim gabungan tiba di atas ladang bukit tempat persembunyian pelaku. Pelaku diamankan saat sedang bersembunyi di salah satu gubuk di tengah ladang tersebut," kata Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Senin (28/12/2020).
Setelah melakukan pengembangan, polisi mengamankan 12 pucuk senjata laras panjang jenis PCP. "Senjata kaliber 8 mm sebanyak 4 pucuk, dan sisanya (8 pucuk) kaliber 4,5 mm," ungkapnya didampingi Kabinda Jambi, Brigjen Pol Irawan DS dan Kapolres Kerinci, AKBP Agung Wahyu Nugroho
Kapolda menegaskan akan memeriksa lebih lanjut. "Termasuk apakah proyektil dari senjata tersebut yang menyebabkan korban kehilangan nyawa," imbuhnya.
Sementara, rekan korban yang juga terlibat penembakan yakni Saripudin alias Pak Kendri alias Ujeng sudah diamankan terlebih dahulu oleh jajaran Polres Kerinci. "Pelaku utama penembakan ini adalah Anajmi yang menyebabkan korban Awara meninggal dunia. Sedangkan Saripudin pelaku penembakan atas nama Bakhtiar yang mengakibatkan luka-luka," tutur Kapolda.
Petugas mencapai lokasi persembunyian tersangka harus melewati medan yang terjal dan ekstrem di tengah hutan. Bahkan, untuk naik ke atas puncak hutan tempat persembunyian pelaku petugas harus berjalan kaki.
"Petugas harus berjalan kaki selama 10 jam. Barulah pada Selasa (22/12), tim gabungan tiba di atas ladang bukit tempat persembunyian pelaku. Pelaku diamankan saat sedang bersembunyi di salah satu gubuk di tengah ladang tersebut," kata Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Senin (28/12/2020).
Setelah melakukan pengembangan, polisi mengamankan 12 pucuk senjata laras panjang jenis PCP. "Senjata kaliber 8 mm sebanyak 4 pucuk, dan sisanya (8 pucuk) kaliber 4,5 mm," ungkapnya didampingi Kabinda Jambi, Brigjen Pol Irawan DS dan Kapolres Kerinci, AKBP Agung Wahyu Nugroho
Kapolda menegaskan akan memeriksa lebih lanjut. "Termasuk apakah proyektil dari senjata tersebut yang menyebabkan korban kehilangan nyawa," imbuhnya.
Sementara, rekan korban yang juga terlibat penembakan yakni Saripudin alias Pak Kendri alias Ujeng sudah diamankan terlebih dahulu oleh jajaran Polres Kerinci. "Pelaku utama penembakan ini adalah Anajmi yang menyebabkan korban Awara meninggal dunia. Sedangkan Saripudin pelaku penembakan atas nama Bakhtiar yang mengakibatkan luka-luka," tutur Kapolda.
Lihat Juga :