WHO Prediksi Virus Corona Seperti HIV Tak Pernah Hilang
Kamis, 14 Mei 2020 - 10:42 WIB
WHO juga memperingatkan tidak ada cara untuk menjamin bahwa pelonggaran pembatasan tidak akan memicu gelombang kedua infeksi.
"Banyak negara ingin keluar dari langkah-langkah yang berbeda," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.
"Tapi rekomendasi kami tetap waspada di negara mana pun harus pada tingkat setinggi mungkin."
Ryan menambahkan bahwa ada jalan yang sangat, sangat jauh untuk kembali ke keadaan normal. Dia bersikeras bahwa negara-negara harus tetap berada di jalurnya dalam merespons pandemi ini.
"Ada beberapa pemikiran ajaib yang terjadi bahwa penguncian (lockdown) bekerja dengan sempurna dan bahwa tanpa penguncian juga akan sangat baik. Keduanya penuh dengan bahaya," kata ahli epidemiologi Irlandia tersebut.
Dalam konferensi pers, Ryan mengutuk serangan terhadap petugas kesehatan yang berjuang melawan pandemi. Menurutnya, lebih dari 35 insiden cukup serius terhadap petugas kesehatan sepanjang bulan April di 11 negara.
"Banyak negara ingin keluar dari langkah-langkah yang berbeda," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.
"Tapi rekomendasi kami tetap waspada di negara mana pun harus pada tingkat setinggi mungkin."
Ryan menambahkan bahwa ada jalan yang sangat, sangat jauh untuk kembali ke keadaan normal. Dia bersikeras bahwa negara-negara harus tetap berada di jalurnya dalam merespons pandemi ini.
"Ada beberapa pemikiran ajaib yang terjadi bahwa penguncian (lockdown) bekerja dengan sempurna dan bahwa tanpa penguncian juga akan sangat baik. Keduanya penuh dengan bahaya," kata ahli epidemiologi Irlandia tersebut.
Dalam konferensi pers, Ryan mengutuk serangan terhadap petugas kesehatan yang berjuang melawan pandemi. Menurutnya, lebih dari 35 insiden cukup serius terhadap petugas kesehatan sepanjang bulan April di 11 negara.
Lihat Juga :