Gubernur Khofifah Tambah 18 RS Rujukan COVID-19 Baru dan RS Darurat
Jum'at, 25 Desember 2020 - 19:33 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangkogabwilhan II, Marsda TNI Imran Baidirus melihat kesiapan RS Darurat yang sudah menerima pasien COVID-19, Mei 2020 lalu. Foto: Dok/SINDONews
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meningkatkan kafasitas bed isolasi dengan menyiapkan 18 rumah sakit rujukan baru dan RS Darurat di Surabaya, Malang dan Jember.
Kebijakan itu menyusul meningkatnya kasus positif COVID-19 di daerah itu per Jumat (25/12/2020) yang kini mencapai 79.207 kasus. Adanya kenaikan kasus ini mengakibatkan Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit (RS) di Jatim mengalami peningkatan dari yang sebelumnya 35-45% di Bulan Oktober menjadi 60-70% di Bulan Desember. (Baca Juga: 11 Warga di Blora Terpapar COVID-19 Setelah Ikut Memakamkan Kepala Desa)
Gubernur mengatakan, dengan penambahan RS ini diharapkan akan mampu merelaksasi beban RS di Jatim. "Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dalam pandemi COVID-19 ini," katanya, Jumat (25/12/2020).
Dengan adanya penambahan RS tersebut, maka jumlah RS Rujukan COVID-19 di Jatim menjadi 145 RS. Angka ini lebih dari tiga kali lipat jumlah RS Rujukan COVID-19 di bulan Maret yang hanya ada 44 RS rujukan. (Baca Juga: Satu Pedagang Meninggal Positif COVID-19, Pasar di Kediri Dilockdown)
Kebijakan itu menyusul meningkatnya kasus positif COVID-19 di daerah itu per Jumat (25/12/2020) yang kini mencapai 79.207 kasus. Adanya kenaikan kasus ini mengakibatkan Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit (RS) di Jatim mengalami peningkatan dari yang sebelumnya 35-45% di Bulan Oktober menjadi 60-70% di Bulan Desember. (Baca Juga: 11 Warga di Blora Terpapar COVID-19 Setelah Ikut Memakamkan Kepala Desa)
Gubernur mengatakan, dengan penambahan RS ini diharapkan akan mampu merelaksasi beban RS di Jatim. "Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dalam pandemi COVID-19 ini," katanya, Jumat (25/12/2020).
Dengan adanya penambahan RS tersebut, maka jumlah RS Rujukan COVID-19 di Jatim menjadi 145 RS. Angka ini lebih dari tiga kali lipat jumlah RS Rujukan COVID-19 di bulan Maret yang hanya ada 44 RS rujukan. (Baca Juga: Satu Pedagang Meninggal Positif COVID-19, Pasar di Kediri Dilockdown)
Lihat Juga :