Risma Dilantik Jadi Mensos, Begini Tanggapan Eri Cahyadi

Rabu, 23 Desember 2020 - 13:02 WIB
Eri lantas mengingat sejumlah tugas yang pernah dikerjakan bersama tim Pemkot Surabaya atas arahan Risma terkait pendataan warga kurang mampu. "Ketika itu, kami di lingkungan Pemkot Surabaya diberi tugas untuk mengintegrasikan data kemiskinan. Atas arahan beliau, lalu lahirlah aplikasi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), SKM (Surat Keterangan Miskin) online, dan SKBK (Surat Keterangan Bantuan Kesehatan) online," katanya.

Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya tersebut menyatakan, dengan sistem terintegrasi, semua problem warga bisa cepat terselesaikan. Baik terkait jaminan kesehatan, bedah rumah, beasiswa, bantuan makanan gratis tiap hari, dan sebagainya. "Salah satu ciri yang paling menonjol dalam kepemimpinan bu Risma adalah tidak mau menyusahkan warga dalam mengurus segala layanan dari pemerintah," terangnya.

Risma, kata dia, selalu menginginkan warga semudah mungkin mendapat layanan, baik itu dalam bentuk jemput bola maupun memakai aplikasi teknologi. "Misalnya dengan pendataan warga miskin dengann sistem MBR tersebut, para pengurus RT dan RW bisa langsung update data warga yang membutuhkan bantuan dari pemerintah tanpa harus warga mendaftar sendiri wira-wiri ke kelurahan atau kecamatan," jelasnya.

Eri optimistis Risma mampu mengemban amanah sebagai Mensos dengan baik. "Kalau soal urusan pekerjaan, Bu Risma itu orangnya total, pekerja keras, karena bagi beliau, jabatan itu amanah yang harus dipertanggungjawabkan sampai akhirat. Berkali-kali beliau mengingatkan kita semua, kalau main-main dengan jabatan, hukumannya sampai akhirat,” paparnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!