Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 2.650 Domba Asal Jatim ke Brunei
Senin, 21 Desember 2020 - 19:52 WIB
“Ini harapan baru dimana peternak domba di Jatim. Kebanyakan peternak adalah ibu-ibu karena domba dan kambing ini mengurusnya tidak terlalu berat. Para peternak ini nantinya akan dipandu dengan pelatihan agar bisa meningkat lebih tinggi khususnya untuk akses ekspor,” katanya.
Tahun 2019, populasi domba di Jatim sebanyak 1.382.418 ekor. Jumlah ini berkontribusi 8% dari total populasi domba nasional. Kemudian jumlah populasi kambing sebanyak 3.524.898 ekor, yang berkontribusi 19% terhadap populasi kambing nasional.
(Baca juga: Tangis Karyawan RSUD Kota Mojokerto Pecah, Lepas Perawat yang Meninggal Akibat COVID-19 )
Populasi domba terbanyak di Jatim berasal dari Bojonegoro 181.075 ekor, Tuban 93.841 ekor, Banyuwangi 88. 657 ekor, Lamongan 86.417 ekor, serta Jember 81.196 ekor. Sedangkan populasi kambing terbanyak di Jatim berasal dari Trenggalek 424.558 ekor, Ponorogo 265.377 ekor, Malang 261.546 ekor, Pacitan 217.989 ekor, Tulungagung 200.454 ekor.
Khofifah mengatakan, ke depan Pemprov Jatim melalui Dinas Peternakan, Dinas Pertanian serta Disperindag Jatim akan memperkuat koordinasi dan sinergi dengan instansi yang lain terkait persyaratan ekspor. Terutama komoditas pertanian dan peternakan dari Jatim. Koordinasi tersebut salah satunya masalah administrasi ekspor-impor.
Tahun 2019, populasi domba di Jatim sebanyak 1.382.418 ekor. Jumlah ini berkontribusi 8% dari total populasi domba nasional. Kemudian jumlah populasi kambing sebanyak 3.524.898 ekor, yang berkontribusi 19% terhadap populasi kambing nasional.
(Baca juga: Tangis Karyawan RSUD Kota Mojokerto Pecah, Lepas Perawat yang Meninggal Akibat COVID-19 )
Populasi domba terbanyak di Jatim berasal dari Bojonegoro 181.075 ekor, Tuban 93.841 ekor, Banyuwangi 88. 657 ekor, Lamongan 86.417 ekor, serta Jember 81.196 ekor. Sedangkan populasi kambing terbanyak di Jatim berasal dari Trenggalek 424.558 ekor, Ponorogo 265.377 ekor, Malang 261.546 ekor, Pacitan 217.989 ekor, Tulungagung 200.454 ekor.
Khofifah mengatakan, ke depan Pemprov Jatim melalui Dinas Peternakan, Dinas Pertanian serta Disperindag Jatim akan memperkuat koordinasi dan sinergi dengan instansi yang lain terkait persyaratan ekspor. Terutama komoditas pertanian dan peternakan dari Jatim. Koordinasi tersebut salah satunya masalah administrasi ekspor-impor.
Lihat Juga :