Sekda Lutra Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Pengamanan Nataru
Senin, 21 Desember 2020 - 16:42 WIB
“Pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin biasa, sehingga menjadikan kita cenderung underestimate, dan kurang waspada terhadap dinamika perkembangan yang ada,” terang Armiady dalam sambutan seragam Kapolri.
Baca juga: Gubernur Sulsel Tegaskan Tak Ada Izin Keramaian saat Tahun Baru
Untuk itu, Armiady berharap, pelaksanaan Natal dan tahun baru dapat berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat, sehingga dapat menghindari terjadinya klaster baru Covid-19. Dalam sambutan Kapolri ini, ada tujuh penekanan Kapolri yang harus dilaksanakan, yaitu: (1) menyiapkan fisik, mental, dan tetap jaga kesehatan; (2) melakukan deteksi dini dengan pemetaan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi mencegah terjadinya aksi yang meresahkan masyarakat.
Penekanan berikutnya: (3) Meningkatkan kepekaan dan kewaspadaan dalam pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas; (4) Melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis; (5) Melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional; (6) Membangun kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan operasi; dan (7) Menjadi teladan bagi keluarga, teman dan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan .
Baca juga: Gubernur Sulsel Tegaskan Tak Ada Izin Keramaian saat Tahun Baru
Untuk itu, Armiady berharap, pelaksanaan Natal dan tahun baru dapat berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat, sehingga dapat menghindari terjadinya klaster baru Covid-19. Dalam sambutan Kapolri ini, ada tujuh penekanan Kapolri yang harus dilaksanakan, yaitu: (1) menyiapkan fisik, mental, dan tetap jaga kesehatan; (2) melakukan deteksi dini dengan pemetaan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi mencegah terjadinya aksi yang meresahkan masyarakat.
Penekanan berikutnya: (3) Meningkatkan kepekaan dan kewaspadaan dalam pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas; (4) Melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis; (5) Melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional; (6) Membangun kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan operasi; dan (7) Menjadi teladan bagi keluarga, teman dan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan .
(luq)
Lihat Juga :