75% Penularan COVID-19 di Surabaya Terjadi di Kawasan Elit

Minggu, 20 Desember 2020 - 19:22 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika sosialisasi protokol kesehatan di kawasan elit Surabaya. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Warga Surabaya tetap harus waspada terhadap penularan COVID-19. Berdasarkan data tracing Pemkot Surabaya, saat ini sebagian besar yang terkena COVID-19 tinggal di perumahan elit.

Fakta itu diperoleh dari penelusuran warga yang positif COVID-19. Sebagian besar mereka yang terpapar setelah bepergian dari luar kota.



Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini fokus menyasar ke beberapa kawasan perumahan elit untuk memutus mata rantai penularan.

“Hampir 75% tinggal di perumahan menengah atas, jadi kenapa saya tadi masuk ke perumahan-perumahan. Makanya saya tadi sampaikan untuk sementara kalau tidak terpaksa tidak ke luar kota dulu,” kata Risma, Minggu (20/12/2020).

Ia melanjutkan, selain warga di kawasan perumahan menengah atas, data Pemkot Surabaya juga mencatat yang terpapar COVID-19 sebagian merupakan para pekerja.

Untuk mencegah hal itu, pihaknya bakal memasifkan sosialisasi protokol kesehatan melalui surat edaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!