Fauzi-Eva Menang Pilkada Sumenep, Kiai Qusyairi: Harapan Mayoritas Kiai dan Habaib
Kamis, 17 Desember 2020 - 21:10 WIB
(Baca juga: Digerebek di Kamar Hotel, Artis TA Diduga Terlibat Prostitusi Online)
Menurut Kiai Qusyairi, kemenangan Fauzi-Eva ini diyakini mampu membawa perubahan yang baik bagi Sumenep kedepan. Terlebih, kehadiran sosok Fauzi sendiri yang dianggap memiliki nilai lebih yang tidak dimiliki calon lain.
Karena, saat ini, Fauzi menjabat Wakil Bupati. Selain itu, Fauzi juga tergolong muda serta berkarakter santri. "Nilai lebihnya, pak Fauzi sudah pengalaman, beliau menjadi wakil Bupati, terus beliau orangnya low profile dan memiliki karakter santri, akhlak dan etikanya seperti santri," urai penasehat GMNU Madura itu.h
Kiai Qusyairi juga mengutarakan sejumlah pesan dan harapan dari para kiai dan Habaib kepada pasangan Fauzi-Eva.Dia ingin kepemimpinan Fauzi kedepan memberikan perhatian yang cukup untuk lembaga pendidikan.
"Harapan kami, lembaga-lembaga pendidikan seperti guru ngaji, pesantren dan lembaga keagamaan yang ada di Sumenep hendaknya diperhatikan, terus aktivitas-aktivitas religi hendaknya dihidupkan kembali di desa-desa, di kecamatan dan di kota. Kesejahteraan guru ngaji, karena guru ngaji itu orang yang ikhlas, mereka banyak sekali jasanya untuk pembentukan karakter dan akhlak generasi kita,"katanya.
Menurut Kiai Qusyairi, kemenangan Fauzi-Eva ini diyakini mampu membawa perubahan yang baik bagi Sumenep kedepan. Terlebih, kehadiran sosok Fauzi sendiri yang dianggap memiliki nilai lebih yang tidak dimiliki calon lain.
Karena, saat ini, Fauzi menjabat Wakil Bupati. Selain itu, Fauzi juga tergolong muda serta berkarakter santri. "Nilai lebihnya, pak Fauzi sudah pengalaman, beliau menjadi wakil Bupati, terus beliau orangnya low profile dan memiliki karakter santri, akhlak dan etikanya seperti santri," urai penasehat GMNU Madura itu.h
Kiai Qusyairi juga mengutarakan sejumlah pesan dan harapan dari para kiai dan Habaib kepada pasangan Fauzi-Eva.Dia ingin kepemimpinan Fauzi kedepan memberikan perhatian yang cukup untuk lembaga pendidikan.
"Harapan kami, lembaga-lembaga pendidikan seperti guru ngaji, pesantren dan lembaga keagamaan yang ada di Sumenep hendaknya diperhatikan, terus aktivitas-aktivitas religi hendaknya dihidupkan kembali di desa-desa, di kecamatan dan di kota. Kesejahteraan guru ngaji, karena guru ngaji itu orang yang ikhlas, mereka banyak sekali jasanya untuk pembentukan karakter dan akhlak generasi kita,"katanya.
(shf)
Lihat Juga :