Dalam Bayang-bayang Zona Merah COVID-19, Operasi Yustisi di Kota Probolinggo Ditingkatkan
Sabtu, 12 Desember 2020 - 20:12 WIB
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP RM Jauhari. Foto/iNews TV/Hana Purwadi
PROBOLINGGO - Peningkatan penularan COVID-19 di Kota Probolinggo, terus menunjukkan tren peningkatan. Penambahan kasus positif COVID-19 tersebut juga dibarengi dengan peningkatan jumlah pasirn COVID-19 yang meninggal dunia.
(Baca juga: Nekat Liburan Keluar Kota di Akhir Tahun, Balik ke Surabaya Wajib Lakukan Ini )
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Probolinggo, Nurul Hasanah Hidayati menuturkan, sejak 7 Desember 2020 Kota Probolinggo, kembali zona merah penularan COVID-19 .
"Status zona merah ini dikarenakan kasus penularan COVID-19 terus bertambah, termasuk yang meninggal dunia. Pemicu menjadi zona merah, salah satunya adalah masyarakat masih belum disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.
(Baca juga: Nekat Liburan Keluar Kota di Akhir Tahun, Balik ke Surabaya Wajib Lakukan Ini )
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Probolinggo, Nurul Hasanah Hidayati menuturkan, sejak 7 Desember 2020 Kota Probolinggo, kembali zona merah penularan COVID-19 .
"Status zona merah ini dikarenakan kasus penularan COVID-19 terus bertambah, termasuk yang meninggal dunia. Pemicu menjadi zona merah, salah satunya adalah masyarakat masih belum disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.
Lihat Juga :