Kemensos Bagikan 26.500 Banpres untuk Majelis Taklim Habaib-Kiai se-Jabodetabek
Senin, 07 Desember 2020 - 22:06 WIB
Sementara itu, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial, Edi Suharto mengatakan saat ini bangsa Indonesia sedang mendapatkan ujian berupa pandemi Covid-19. Terkait hal itu, pemerintah menggulirkan program jaring pengaman sosial. Antara lain Bantuan Sosial Sembako (BSS)/ Banpres dengan sasaran 1,9 juta KPM, Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan sasaran 10 juta KPM, dan Bantuan Sosial Beras (BSB) dengan sasaran 10 juta KPM. "Bantuan sosial ini diberikan untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19, sangat diperlukan bagi masayarakat lapis bawah," jelas Edi.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, Addin Jauharudin menambahkan, bantuan sembako Presiden ini adalah tahap ke tiga yang dilakukan Pimpinan Pusat GP Ansor bersama Kemensos RI. Pertama, sasaran pembagian sembako ini kepada Guru Ngaji, Ojek online dan seniman badut. Kedua, kepada jaringan madrasah dan pesantren.
"Ketiga, jaringan majelis taklim yang dipimpin para habaib dan kyai se jabodetabek sebanyak 26.500 paket," jelas Addin. Addin berharap melalui bantuan sembako Ini dapat memperkuat silaturrahim para habaib dan kiai di Jabodetabek. Termasuk mampu merekatkan persatuan dan kesatuan umat.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, Addin Jauharudin menambahkan, bantuan sembako Presiden ini adalah tahap ke tiga yang dilakukan Pimpinan Pusat GP Ansor bersama Kemensos RI. Pertama, sasaran pembagian sembako ini kepada Guru Ngaji, Ojek online dan seniman badut. Kedua, kepada jaringan madrasah dan pesantren.
"Ketiga, jaringan majelis taklim yang dipimpin para habaib dan kyai se jabodetabek sebanyak 26.500 paket," jelas Addin. Addin berharap melalui bantuan sembako Ini dapat memperkuat silaturrahim para habaib dan kiai di Jabodetabek. Termasuk mampu merekatkan persatuan dan kesatuan umat.
(hab)
Lihat Juga :