Gubernur Erzaldi Gencar Lakukan Digitalisasi UMKM Saat Pandemi Covid 19
Senin, 07 Desember 2020 - 12:32 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berusaha untuk mengembangan UMKM.
BANGKA BELITUNG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berusaha untuk mengembangan UMKM. Dan pada saat pandemi covid 19, gencar dilakukan Digitalisasi UMKM dengan harapan agar mereka tetap dapat bertahan sebagai UMKM dalam kondisi terdapat pembatasan pergerakan masyarakat.
Bentuknya adalah memfasilitasi UMKM untuk melakukan promosi dan pemasaran pada marketplace baik berskala nasional maupun internasional, media elektronik pada stasiun TV baik milik pemerintah dan swasta, media sosial online dan pameran virtual guna memperkenalkan produk unggulan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Selain itu Pemberdayaan UMKM melalui Dinas Koperasi dan UKM serta OPD lainnya dilakukan dengan memberikan fasilitasi sertifikat halal, fasilitasi kemasan produk, bantuan alat pendukung produksi, mendekatkan pada akses pembiayaan serta menjalin kemitraan dengan lembaga lainnya untuk bersinergi dalam pengembangan UMKM.
Disamping itu, Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk menggali usaha usaha baru yang berasal dari kearifan lokal yang selama ini belum tersentuh, contohnya pemanfaatan lidi nipah dari Desa Kota Kapur yang saat ini sudah diekspor ke Nepal dan selanjutnya kami terus membina melalui pelatihan produktivitas guna memberikan nilaii tambah melalui pembuatan kerajinan yang diorientasikan untuk kebutuhan lokal, nasional dan ekspor,” jelas Gubernur Babel, Erzaldi Rosman.
Bentuknya adalah memfasilitasi UMKM untuk melakukan promosi dan pemasaran pada marketplace baik berskala nasional maupun internasional, media elektronik pada stasiun TV baik milik pemerintah dan swasta, media sosial online dan pameran virtual guna memperkenalkan produk unggulan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Selain itu Pemberdayaan UMKM melalui Dinas Koperasi dan UKM serta OPD lainnya dilakukan dengan memberikan fasilitasi sertifikat halal, fasilitasi kemasan produk, bantuan alat pendukung produksi, mendekatkan pada akses pembiayaan serta menjalin kemitraan dengan lembaga lainnya untuk bersinergi dalam pengembangan UMKM.
Disamping itu, Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk menggali usaha usaha baru yang berasal dari kearifan lokal yang selama ini belum tersentuh, contohnya pemanfaatan lidi nipah dari Desa Kota Kapur yang saat ini sudah diekspor ke Nepal dan selanjutnya kami terus membina melalui pelatihan produktivitas guna memberikan nilaii tambah melalui pembuatan kerajinan yang diorientasikan untuk kebutuhan lokal, nasional dan ekspor,” jelas Gubernur Babel, Erzaldi Rosman.
Lihat Juga :