Pengaturan Jadwal Pencoblosan dan Bilik Khusus Menjadi Kunci
Sabtu, 05 Desember 2020 - 13:46 WIB
ilustrasi
SURABAYA - Penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada serentak menjadi harga mati. Pelaksanaan pilkada di tengah pandemi harus bisa tegas menerapkan aturan demi mencegah penularan COVID-19.
Pilkada serentak yang digelar 9 Desember mendatang memiliki berbagai mekanisme baru yang harus dipahami para pemilih. Perubahan pola ini dilakukan untuk memastikan pemilih yang akan mencoblos nanti aman serta angka golput bisa ditekan.
Salah satu kunci yang menentukan untuk terjadinya kerumunan ketika proses pencoblosan adalah jadwal yang diatur berbeda masing-masing pemilih. “Biar nanti tidak berkerumun, datangnya juga disesuaikan dengan waktu di surat undangan yang disebar,” kata Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi, Sabtu (5/12/2020).
(Baca juga: Emak-emak Waspada ya, Ancaman Siber Intai Sistem Belajar Online )
Pilkada serentak yang digelar 9 Desember mendatang memiliki berbagai mekanisme baru yang harus dipahami para pemilih. Perubahan pola ini dilakukan untuk memastikan pemilih yang akan mencoblos nanti aman serta angka golput bisa ditekan.
Salah satu kunci yang menentukan untuk terjadinya kerumunan ketika proses pencoblosan adalah jadwal yang diatur berbeda masing-masing pemilih. “Biar nanti tidak berkerumun, datangnya juga disesuaikan dengan waktu di surat undangan yang disebar,” kata Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi, Sabtu (5/12/2020).
(Baca juga: Emak-emak Waspada ya, Ancaman Siber Intai Sistem Belajar Online )
Lihat Juga :