Viral, Petisi Tolak Kenaikan Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD DKI Jakarta
Jum'at, 04 Desember 2020 - 09:53 WIB
Sebelumnya, anggota DPRD sudah menerima Rp129 juta setiap bulan, belum lagi tunjangan-tunjangan lain. Dari berita-berita terpercaya, kata Miraj, total gaji, tunjangan, dan dana kegiatan per Anggota DPRD akan naik, dari sekitar Rp2,7 miliar menjadi sekitar Rp8,38 miliar per tahun.
Artinya, lanjut Miraj, tiap anggota DPRD memperoleh hampir Rp700 juta per orang per bulan dari dana APBD. Total anggaran mencapai Rp888,68 miliar untuk 106 anggota. "Sedikit lagi 1 triliun!," katanya.
Sementara, ada banyak warga Jakarta yang setiap hari hanya bisa membawa pulang Rp50 ribu ke rumah. Sebulan ada yang cuma Rp1,5 juta. (Baca juga: Gaji Satu Anggota DPRD DKI Capai Rp8 Miliar Per Tahun)
"Di masa pandemi ini, banyak sekali rakyat Jakarta yang terpuruk. Di-PHK atau dirumahkan atau usaha mereka amblas. Kok ini para anggota DPRD justru menaikkan gaji dan tunjangan buat diri mereka sendiri?," keluhnya.
"Mohon diingat, kenaikan gaji dan tunjangan itu menggunakan uang pajak rakyat. Kami, sebagai rakyat, tidak ikhlas uang itu dipakai memperkaya diri anggota dewan," tambahnya.
Artinya, lanjut Miraj, tiap anggota DPRD memperoleh hampir Rp700 juta per orang per bulan dari dana APBD. Total anggaran mencapai Rp888,68 miliar untuk 106 anggota. "Sedikit lagi 1 triliun!," katanya.
Sementara, ada banyak warga Jakarta yang setiap hari hanya bisa membawa pulang Rp50 ribu ke rumah. Sebulan ada yang cuma Rp1,5 juta. (Baca juga: Gaji Satu Anggota DPRD DKI Capai Rp8 Miliar Per Tahun)
"Di masa pandemi ini, banyak sekali rakyat Jakarta yang terpuruk. Di-PHK atau dirumahkan atau usaha mereka amblas. Kok ini para anggota DPRD justru menaikkan gaji dan tunjangan buat diri mereka sendiri?," keluhnya.
"Mohon diingat, kenaikan gaji dan tunjangan itu menggunakan uang pajak rakyat. Kami, sebagai rakyat, tidak ikhlas uang itu dipakai memperkaya diri anggota dewan," tambahnya.
Lihat Juga :