Maling Gasak Ratusan Juta dari Grosir Sembako di Ciputat, Ada Jejak Ceceran Darah
Rabu, 02 Desember 2020 - 23:33 WIB
Tak hanya uang yang ludes dicuri, dus-dus berisi rokok dari berbagai merek ikut pula dibawa lari. Menurut Fadli, ada sekitar 16 dus yang dicuri. Sebagai gambaran, tiap dus berisi paling sedikit 4 bal, lalu tiap 1 bal berisi 10 slop, dan untuk 1 slop berisi rata-rata 20 bungkus rokok.
"Total ada 16 dus, semuanya di lantai 2. Jadi yang dicuri itu yang paling laris di pasaran aja. kalau dinilai harga 16 dus itu sekitar hampir Rp220 jutaan," jelasnya. (Baca juga; Sehari Curi 5 Motor, 2 Residivis di Tangerang Setahun Untung Rp4,5 Miliar )
Baik Fadli dan pegawai lainnya mendapati jejak ceceran darah dari tangga hingga ke lantai bagian bawah. Diyakini jika darah itu adalah bekas luka di antara pelaku saat mengambil dus-dus rokok di lantai 2. Kata dia, saat beraksi para pelaku tak menyalakan lampu hingga kondisinya gelap gulita.
"Ada ceceran darah, di tangga masih ada darahnya. Jadi itu kita yakin darah dari salah satu mereka saat mau ambil dus rokok di atas, darahnya banyak, ada yang di lantai bawah, ada yang di tangga. Menurut saya mereka terluka karena waktu ngambil dus itu kena benda-benda tajam, kan posisinya gelap semua," terangnya lagi sambil menunjukkan ceceran darah tersebut.
Para pelaku rupanya bukan pemain amatiran. Sebab, 3 kamera Close Circuid television (CCTV) yang terpasang di bagian dalam toko dicopot serta decoder perekamnya dibawa kabur untuk menghilangkan jejak. "Ada 3 titik kamera, semua dicopot. Terus decodernya dibawa pergi," ucapnya.
"Total ada 16 dus, semuanya di lantai 2. Jadi yang dicuri itu yang paling laris di pasaran aja. kalau dinilai harga 16 dus itu sekitar hampir Rp220 jutaan," jelasnya. (Baca juga; Sehari Curi 5 Motor, 2 Residivis di Tangerang Setahun Untung Rp4,5 Miliar )
Baik Fadli dan pegawai lainnya mendapati jejak ceceran darah dari tangga hingga ke lantai bagian bawah. Diyakini jika darah itu adalah bekas luka di antara pelaku saat mengambil dus-dus rokok di lantai 2. Kata dia, saat beraksi para pelaku tak menyalakan lampu hingga kondisinya gelap gulita.
"Ada ceceran darah, di tangga masih ada darahnya. Jadi itu kita yakin darah dari salah satu mereka saat mau ambil dus rokok di atas, darahnya banyak, ada yang di lantai bawah, ada yang di tangga. Menurut saya mereka terluka karena waktu ngambil dus itu kena benda-benda tajam, kan posisinya gelap semua," terangnya lagi sambil menunjukkan ceceran darah tersebut.
Para pelaku rupanya bukan pemain amatiran. Sebab, 3 kamera Close Circuid television (CCTV) yang terpasang di bagian dalam toko dicopot serta decoder perekamnya dibawa kabur untuk menghilangkan jejak. "Ada 3 titik kamera, semua dicopot. Terus decodernya dibawa pergi," ucapnya.
Lihat Juga :