Selamatkan Nyawa, Warga Harus Tandu Ibu Hamil Sejauh 3 Km
Senin, 30 November 2020 - 12:30 WIB
Salah satu tokoh pemuda asal desa rongkong, didit mengatakan, akses menuju desa minanga dari poros trans sulawesi berjarak 40 km/ sementara akses jalan menuju desa belum ada, hanya jalan setapak untuk roda dua dan pejalan kaki.
Dia mengaku, selama ini, pemerintah belum memberikan perhatian penuh pada sebagian wilayah terpencil, seperti Desa Minanga, infrastrukturnya tidak memadai sehingga menyulitkan masyarakat setempat mendapatkan pelayanan maksimal. Seperti yang terjadi pada ibu hamil yang harus ditandu ke RS karena akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. (Baca Juga: Atas Nama Kemanusian, Keluarga Minta Pemerintah Bebaskan Abu Bakar Ba’asyir)
“Sebagai tokoh pemuda yang memang berasal dari Rongkong, menginginkan pemerintah memberi perhatian untuk wilayah terpencil, seperti infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat, salah satunya layanan kesehatan,” tandasnya.
Dia mengaku, selama ini, pemerintah belum memberikan perhatian penuh pada sebagian wilayah terpencil, seperti Desa Minanga, infrastrukturnya tidak memadai sehingga menyulitkan masyarakat setempat mendapatkan pelayanan maksimal. Seperti yang terjadi pada ibu hamil yang harus ditandu ke RS karena akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. (Baca Juga: Atas Nama Kemanusian, Keluarga Minta Pemerintah Bebaskan Abu Bakar Ba’asyir)
“Sebagai tokoh pemuda yang memang berasal dari Rongkong, menginginkan pemerintah memberi perhatian untuk wilayah terpencil, seperti infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat, salah satunya layanan kesehatan,” tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :